Back to Kompasiana
Artikel

Sport

Sam Leinad

Urban Labor. Twitter: @samLeinad

Apa Kabar SEA Games 2013?

REP | 29 November 2013 | 17:24 Dibaca: 708   Komentar: 12   3

Pembukaan SEA Games 2013 yang diselenggarakan di Myanmar tinggal menghitung saja, tepatnya 11 Desember nanti. Beberapa cabang olahraga bahkan akan memulai terlebih dahulu sebelum tanggal tersebut, seperti cabang akuatik (renang dan polo air), tinju, bola basket, sepakbola dan beberapa yang lain. Bagaimanakah peluang Indonesia di ajang olahraga dua tahunan ini, apakah mampu mempertahankan gelar juara umum yang diraih tahun 2011 di Palembang dan Jakarta lalu?

13857202201411418370

SEA Games dan juara umum (sumber: wikipedia)

Berkaca dari hasil akhir pelaksanaan SEA Games dalam 15 tahun terakhir, sulit bagi Indonesia untuk bisa menjadi juara di luar negeri. Dalam kurun waktu tersebut tim merah putih hanya mampu juara saat menjadi tuan rumah saja, yaitu tahun 2011 dan 1997. Selebihnya Indonesia hanya mampu finish di posisi ke-3. Bahkan pada SEA Games 2005 di Manila dan SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Indonesia terlempar ke posisi 5 dan 4 perolehan medali akhir. Thailand menjadi kekuatan olahraga terbesar di Asia Tenggara saat ini dan diprediksi akan menjadi yang terbaik tahun ini.

Dari 460 medali emas yang akan diperebutkan di semua cabang, ada cabang-cabang tertentu yang seharusnya dikuasai jika ingin meraih gelar juara umum. Cabang yang dimaksud tentunya adalah yang menyediakan medali paling banyak, yakni atletik sebanyak 46 medali dan akuatik (renang, polo air, menyelam) sebanyak 41 medali. Setelah itu ada wushu (23 medali), gulat (21), taekwondo (21), catur (18), judo (18), kempo (18), vovinam (18), karate (17), traditional boat race (17), kano (16), pencak silat (15), tinju (14), muay (14), balap sepeda (13), layar (13), bilyar (12), menembak (12), petanque (11), angkat berat (11), sepak takraw (10), dan panahan (10). Cabang-cabang selebihnya menyediakan medali di bawah 10 medali.

Kontingen Indonesia akan mengirim 674 atlet dan membidik target untuk mempertahankan gelar juara umum. Chief de Mission SEA Games, Asrizal Tanjung menyatakan bahwa Indonesia setidaknya harus merebut 25% atau sebanyak 115-125 medali emas untuk merelasisikan target juara tersebut. Dari 460 nomor, Indonesia akan mengikuti 452 nomor. Mengacu pada target juara umum yang ditetapkan tersebut, saya mencoba mencari informasi target medali untuk dua cabang yang menyediakan medali terbanyak yakni atletik (46 medali) dan akuatik (41 medali).

Ironisnya, target raihan medali untuk kedua cabang tersebut sungguh luar biasa mengagetkan. Atletik hanya mematok target sebanyak 6 emas saja, dan renang juga dengan jumlah yang sama yakni 6 emas. Wow, jumlah tersebut baru 12 medali dari 87  total medali yang disediakan dari kedua cabang tersebut, atau sekitar 14% saja! Saya mencoba mencari informasi lebih lanjut mengenai target di cabang lain, namun jumlahnya tak banyak. Misalnya dayung menargetkan 12 medali, balap sepeda 6 medali, wushu 4 medali, kempo 5 medali, pencak silat 5 medali, panahan 3 emas, atau angkat berat 4 medali. Sungguh ironis jika Indonesia diharapkan mempertahankan gelar juara umum, namun di sisi lain medali yang ditargetkan terutama pada cabang penyumbang medali terbanyak  sangat minim jumlahnya.

Nah, masihkah kita berharap Indonesia akan mempertahankan gelar juara Asia Tenggara?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 5 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 6 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 12 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Definisi Administrasi dan Supervisi …

Sukasmo Kasmo | 8 jam lalu

Kabinet: Ujian Pertama Jokowi …

Hans Jait | 8 jam lalu

Kinerja Buruk PLN Suluttenggo …

Hendi Tungkagi | 8 jam lalu

Jokowi-JK Berantas Koruptor Sekaligus …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Luar Biasa, Indonesia Juara Matematika …

Dean Ridone | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: