Back to Kompasiana
Artikel

Sport

Manly Villa

Laki laki sejati anak nagari ,di Sumatera Barat (Padang ) Aia Bangih Nama Nagari nya

Chris John Menapak Jadi Legenda Tinju Dunia, 14 April di Jakarta

HL | 05 March 2013 | 20:16 Dibaca: 7219   Komentar: 0   1

1362506748121868573

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Chris John, bakal melakoni partai  untuk mensejajarkan diri dengan petinju-petinju legendaris dunia. Dengan rekor 48 kemenangan ( kalau menang nantinya )  tanpa sekalipun menelan kekalahan, Chris John kian mendekatkan namanya dengan legenda tinju dunia. Di antaranya ialah petinju Meksiko Ricardo Lopez yang memiliki rekor 51 pertandingan dengan kemenangan serta Rocky Marciano yang menggengam rekor 49 victory.

Itulah nanti yang akan terjadi bertempat di Tennis Indoor Senayan Jakarta 14 April mendatang, Chris John naik ring lagi. Petinju berjuluk The Dragon tersebut bakal meladeni tantangan Satoshi “Bazooka” Hosono.Rekor Hasono hanya bisa membukukan 23 kemenangan serta dua kekalahan.

Satoshi “Bazooka” Hosono adalah petinju Jepang ke empat yang di hadapi oleh The Dragon ,tida nama sebelumnya adalah Osamu Sato, Zaiki Takemoto, Hiroyuki Enoki serta Shoji Kimura.Dimana Chris John selalu memperoleh  kemanangan,dan kemenangan itu di peroleh di Jepang .

Rekor Chrish John pada saat ini adalah sudah 17 kali mempertahankan juara dunia kelas bulu 57,1 versi WBA berturut turut  dan mengaku tak ingin meremehkan kekuatan lawan. Meski sang lawan hanya ada di urutan keenam, namun segala sesuatunya bisa terjadi di atas ring.

Untuk mempersiapkan diri dengan baik,maka Chris John bersama pelatih akan berangkat ke Australia, pelatih Chris John yaitu  Craig Christian di sasana Dragon Fire Boxing Camp Australia . Nantinya, Chris John bakal terus beradaptasi dengan gaya permainan yang akan ditunjukkan Hasono.

Chris John,yang merupakan petinju Indonesia yang sudah berhasil mempertahankan gelar Juara Dunia kelas Bulu WBA sebanyak 17 kali ber turut turut atau tidak pernah terkalahkan sejak meraih Gelar Juara Dunia kelas Bulu WBA  pada 26 September 2003 di Bali.

Mengandalkan kecepatan pukulan yang dimiliki Chris John, walaupun tidak sekuat dulu ketika masih muda, namun membuat wajah dari lawan lawanya  bagai sansak hidup,upper cut dan hook yang cepat dari Chris John bisa mendarat empuk di dagu lawan yang tidak menduga datang nya pukulan.

Semoga di Australia bersama pelatih nya Craig Christian. Chris John bisa mempersiapkan diri dengan baik dan siap memenangkan pertarungan di Negara Sendiri dan untuk Masyarakat Indonesia.

Manly Villa

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Unimog Promosi Gratis …

Agus Japloens | | 22 August 2014 | 01:11

Identitas Bangsa Modal dalam Kompetisi …

Julius Deliawan | | 22 August 2014 | 09:42

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Pariwisata Mamasa, Mau Kemana? …

Sofian Munawar Asga... | | 22 August 2014 | 11:47

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 5 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 9 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 9 jam lalu

Drama Pilpres Telah Usai, Keputusan MK Harus …

Mawalu | 9 jam lalu

Open Letter to Mr Joko Widodo …

Widiyabuana Slay | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: