Back to Kompasiana
Artikel

Sport

Ryanda Adiguna

Paskibraka Nasional 2006. Duta Belia Indonesia (China-Hongkong) 2006. Finalis Cowoknya Gadis (Majalah Gadis) 2006. Kapal Pemuda Nusantara 2009. Penerima selengkapnya

Selamat Jalan Sang Juara PON, Terima Kasih Pak Gubernur (4-habis)

REP | 26 October 2012 | 00:33 Dibaca: 739   Komentar: 0   0

Maaf mengganggu. Invite ya pin temanku 21xxxxx8. Ahamdulillah BB baru, berkah PON.

- - - - -

Itulah broadcast yang saya dapat melalui blackberry di beberapa hari jelang selesainya gelaran PON Riau bulan September kemarin. Mereka yang tergabung dalam panitia PON mendadak dapat rejeki dari honor PON yang jumlahnya lebih dari cukup untuk ukuran pelajar/mahasiswa. Tulisan ini harusnya ditulis dan dipublish sesaat setelah selesainya PON tgl 20 September yang lalu. Tapi karna sesuatu dan lain hal, maka baru bisa dipublish sebulan setelahnya. Tapi sebenarnya sengaja dipublish telat utk menunggu reda euforia PON, biar tulisannya lebih berkesan (apa sih?)

Jadi begini, istilah “tamu adalah raja” menjadi kalimat sakti dan jadi beban bagi tuan rumah untuk melayani tamu-tamu yang datang selama penyelenggaraan PON. Dan bagi tamu yang datang, kalimat itu menjadi pembenaran bahwa tamu berhak menuntut pelayanan maksimal dari tuan rumah.

Sumpah serapah dan pujian sudah biasa hilir mudik di social media selama pelaksanaan PON. Mulai dari keluhan tempat penginapan yang (katanya) tidak layak, air yang kotor, panitia yang tidak koordinatif, Pekanbaru yang panas sekali hingga ke pujian seperti dahsyat upacara pembukaan PON, uniknya fly over di Pekanbaru, megahnya bandara Sultan Syarif Kasim II yang baru saja dibangun, dll.

Namun social media telah mengantarkan Riau ke gerbang kemerdekaan dari yang selama ini provinsi tidak terkenal menjadi provinsi yang tidak bisa dipandang sebelah mata (lebay). Jika diibaratkan dengan pemilu, PON adalah ladang pencitraan bagi Provinsi Riau. Tingkat elektabilitas dan kepopuleran Riau naik signifikan.

13510212481864912802

13511057992132879870

1351105771965659924

13511057411242548886

1351021671575711576

13510218881859946340

1351022261993583274

13510235902132780344

1351106343202309313

1351186217202589752

13510873071680949050

13511873031444122101

1351187355459613984

13511874081821288439

Tidak ada yang memungkiri meriahnya acara serta pesta kembang api di upacara pembukaan dan penutupan PON Riau. Belum pernah ada kembang api yang semeriah itu dalam sejarah Provinsi Riau. Ini betul, bukan lebay. Untuk menghadirkan PON di Riau harus menggerus APBD untuk pembangunan fisik seperti venue, jalan, jembatan, gedung, dll. Sehingga banyak anggaran SKPD yang harus dipotong bahkan dihilangkan. Belum lagi tantangan akan audit dari lembaga pemeriksa keuangan dan KPK jika ada peyelewengan pengelolaan dana PON yang jumlahnya triliunan rupiah.

Untuk semua momen yang tercipta selama PON, terima kasih atlit. Karena telah menghadirkan PON di Riau, terima kasih Pak Gubernur.

Selesai.

PS : semua foto didapat dari hasil search di google. Mohon maaf atas pelanggaran hak cipta.

Karut marut itu mulai berbuah pujian

Tulisan sebelumnya

Selamat Datang Sang Juara di PON Riau 2012 (1)

Bersiaplah Sang Juara, PON Riau Segera Dibuka (2)

Upacara Pembukaan PON Yang Juara (3)

Tags: 2012 riau pon

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | | 25 October 2014 | 06:48

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 7 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 12 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Sejarah Munculnya Lagu Bunuh Diri Dari …

Raditya Rizky | 8 jam lalu

Membuat Bunga Cantik dari Kantong Plastik …

Asyik Belajar Di Ru... | 9 jam lalu

Benalu di Taman Kantor Walikota …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Bosan Dengan Kegiatan Pramuka di Sekolah? …

Ahmad Imam Satriya | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: