Back to Kompasiana
Artikel

Sport

Zugzwang

sumber gambar diagram catur: www.chess.com.

Daftar Pecatur Top Dunia

OPINI | 02 September 2012 | 18:13 Dibaca: 3787   Komentar: 2   0

13465635972138799951

Federasi Catur Dunia (FIDE) mengeluarkan daftar 100 pecatur top dunia bulan September 2012. Tidak banyak perubahan yang berarti dibanding bulan sebelumnya.

Pecatur Norwegia Magnus Carlsen masih bercokol di peringkat teratas dengan Elo Rating 2843. Juara dunia catur klasik dari India Viswanathan Anand masih berada di urutan 6 dengan Elo Rating 2780, sedangkan penantangnya pada Kejuaran Dunia yang lalu, Boris Gelfand (Israel) di peringkat 16 dengan Elo Rating 2738.

Berikut daftar 20 pecatur top dunia bulan September 2012:

13465176261145104676

Daftar 100 pecatur top dunia selengkapnya ada di sini .

Saat ini sedang berlangsung Olimpiade Catur ke 40 di kota Istanbul (Turki), tapi entah kenapa beberapa pecatur top dunia di atas yang memiliki Elo Rating yang tinggi tidak ikut membela negaranya. Mereka  antara lain Magnus Carlsen (Norwegia), Viswanathan Anand (India), Alexander Morozevich (Rusia), dll.

Elo Rating merupakan rekam jejak seorang pecatur selama mengikuti kejuaraan-kejuaraan di mana hasil pertandingannya dapat menambah atau mengurangi Elo Ratingnya. Meskipun Elo Rating pecatur yang lebih tinggi belum pasti dapat mengalahkan pecatur yang Elo Ratingnya lebih rendah, Elo Rating cenderung menunjukkan kualitas seorang pecatur.

Berkembang atau tidaknya  olahraga catur sebuah negara dapat diukur atau dilihat dari jumlah pecatur yang dimilikinya dan Elo Rating pecaturnya. Semakin banyak pecatur dengan Elo Rating yang tinggi menunjukkan kemajuan olahraga catur di negara tersebut, begitupun sebaliknya.

Oliampiade catur adalah kejuaraan beregu yang terdiri dari 4 pemain (papan) dan satu pemain cadangan. Jika 5 (lima) pecatur yang didaftarkan memiliki Elo Rating yang tinggi dan merata, dengan sendirinya negara tersebut memiliki tim catur yang kuat.

Sebelum Olimpiade Catur dimulai akan diadakan Peringkat Awal yang ditentukan berdasarkan Elo Rating rata-rata 4 pecatur terbaik yang didaftarkan. Kemudian disusun menjadi sebuah tabel yang akan menentukan pairing para pesertanya.

Berikut ini daftar Peringkat Awal 10 besar negara-negara yang memiliki Elo Rating rata-rata pecaturnya terbaik  yang ikut dalam Olimpiade Catur ke 40 di Istanbul (Turki).

Kelompok putra (157 negara, 779 pecatur) 10 negara Peringkat Awal terbaik:

1346517805191957433

Kelompok putri (127 negara, 628 pecatur) 10 negara Peringkat Awal terbaik :

1346518057359281808

10 negara di atas olahraga caturnya sudah maju. Mereka mencetak banyak pecatur dengan Elo Rating yang tinggi dan merata. Kemungkinan besar juara Olimpiade Catur tidak jauh dari negara-negara tersebut.

Bandingkan dengan Norwegia. Meskipun seorang pecaturnya (Magnus Carlsen) cukup lama bercokol di peringkat 1 dalam daftar 100 pecatur top dunia dengan Elo Rating 2843, Peringkat Awal Norwegia di urutan 54, hanya setingkat di atas Singapura.

1346570077608415794

1346561024627410444

Meskipun Magnum Carlsen (2843) ikut bermain, Elo Rating rata-rata pecatur Norwegia hanya 2570 dan tidak termasuk dalam daftar 10 besar Peringkat Awal terbaik.

Bagaimana dengan Indonesia?.

Peringkat Awal pecatur putra Indonesia berada di urutan 68 dengan Elo Rating rata-rata 2398, sedangkan pecatur putri di peringkat 54 dengan Elo Rating rata-rata 2085.

1346521322687280258

134650857972579950

13465213771035649366

1346508726164137911

Untuk kawasan Asia Tenggara (ASEAN) saja yang mengikuti Olimpiade Catur ke 40 ini, Indonesia bukan yang terbaik. Elo Rating rata-rata pecatur putra Indonesia (68) masih di bawah Vietnam (27), Filipina (35) dan Singapura (55), sedangkan pecatur putri Indonesia (54) masih di bawah Vietnam (28).

1346522503474007944

Dengan kondisi seperti ini, secara perhitungan akal sehat, Indonesia tidak mungkin juara Olimpiade Catur, baik untuk kelompok putra maupun putri. Selama tidak ada perubahan, peningkatan atau kemajuan olahraga caturnya, Indonesia hanya “negara penggembira” dan sekadar meramaikan suasana saja.

Sampai kapan Indonesia hanya jadi negara penggembira dan peramai suasana?. Tunggu saja jawaban dari Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) dan Pemerintah (Kementerian Olahraga Indonesia).

Sumber berita dan gambar: fide.com

*****

Indonesia Dipermalukan Vietnam

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kurikulum 2013: Buku, Seminggu Dibagikan …

Khoeri Abdul Muid | | 20 August 2014 | 17:25

Hati-hati, Cara Mengutip Seperti Ini Pun …

Nararya | | 20 August 2014 | 20:09

Keluarga Pasien BPJS: Kenapa Dokter Tulis …

Posma Siahaan | | 20 August 2014 | 12:48

Saonek Mondi Sebuah Sudut Taman Laut Raja …

Dhanang Dhave | | 20 August 2014 | 12:13

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Inilah Nama-nama Anggota Paskibraka 2014 …

Veronika Nainggolan | 7 jam lalu

Nikita Willy Memukul KO Julia Perez …

Arief Firhanusa | 10 jam lalu

Kalau Tidak Bisa Legowo, Setidaknya Jangan …

Giri Lumakto | 11 jam lalu

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 11 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: