Back to Kompasiana
Artikel

Sport

Puri Areta

"Peace is its own reward" - Mahatma Gandhi quotes :) Visit www. puriareta.com

Atlet Cilik Bertarung di Kejuaraan Renang Piala Gubernur DKI Jakarta 2012

REP | 29 June 2012 | 16:46 Dibaca: 2383   Komentar: 23   10

1340961204531304561

Kejuaraan Renang Gubernur Cup 2012 dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Ratiyono. (photo: Puri Areta)

Olahraga renang menjadi salah satu olahraga yang banyak disukai anak-anak. Mengapa? Jawabnya karena pada dasarnya anak-anak paling suka dengan yang namanya bermain air.

Masih ingat dengan lagu berjudul Diobok-obok yang dipopulerkan Joshua Suherman (mantan penyanyi cilik) tahun 1998? Kalau anak-anak sudah main air atau mengobok-obok air, pasti anak-anak susah sekali kali disuruh berhenti.

Nah, dengan demikian, bagi para orang tua, tidak perlu ragu untuk memasukkan anak-anaknya ke berbagai klub renang yang sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia. Keuntungan yang diperoleh jika anak-anak masuk ke dalam klub renang yang dibina oleh Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) banyak sekali.

Yang paling jelas kelihatan adalah, dalam tempo yang relatif tidak terlalu lama maka anak-anak sudah pandai berenang di kedalaman kolam hingga 3 meter.

Berdasarkan pengalaman saya dan para orang tua yang mempercayakan anak-anaknya untuk dibina oleh para pelatih renang di bawah naungan PRSI, rata-rata dalam tempo satu atau dua bulan anak-anak sudah dapat berenang.

13409621261594440931

Inilah Stadion Renang Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta pagi-pagi sekali sebelum lomba berlangsung. (photo: Puri Areta)

Untuk pertemuan berikutnya, anak-anak akan diajarkan berbagai gaya yang biasanya dilombakan, seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya ganti.

Jika anak-anak mempunyai minat yang serius untuk menekuni renang, para pelatih renang dengan senang hati akan mendampingi dan membina putra-putri kita untuk menjadi atlet yang membanggakan baik di turnamen-turnamen nasional maupun di ajang ke juaraan dunia.

Sudah banyak atlet renang Indonesia berprestasi yang mendapat beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan kuliah formalnya di luar negeri, di sana si atlet nantinya tetap diwajibkan berlatih memperdalam kemampuannya dalam olahraga renang. Biasanya pemerintah mengirim altet kuliah di negara-negara yang mumpuni dalam bidang olahraga renang, seperti Amerika Serikat, Australia, dll.

Untuk di tanah air, para atlet renang berprestasi biasanya oleh pemerintah diberi kemudahan atau prioritas dalam memilih SMP atau SMU yang menjadi pilihannya.

1340962021518643726

Piala dan thropy yang diperebutkan di kejuaraan Gubernur Cup 2012. (photo: Puri Areta)

Enaknya jika masuk ke dalam klub renang, anak-anak diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti berbagai turnamen atau kejuaraan yang ada di seluruh Indonesia.

Untuk menjadi atlet renang yang berprestasi tidak mudah tentunya. Hanya anak-anak-anak yang mempunyai stamina tinggi dan keinginan yang kuat sajalah yang bisa menjadi juara. Bayangkan, jika ingin menjadi atlet profesional maka pada saat pagi-pagi sekali, setelah Shalat Subuh, anak-anak harus sudah latihan di kolam renang kemudian langsung siap-siap berangkat ke sekolah.

Sore harinya, setelah istirahat dan mengerjakan tugas sekolah maka anak-anak sudah harus berada di kolam renang lagi untuk latihan bersama pelatih.

13409622161911198304

Medali akan diberikan untuk Juara 1, 2, dan 3 dari setiap nomor perlombaan. (photo: Puri Areta)

Latihan pagi dan sore ini dilakukan setiap hari, kecuali hari libur/hari Minggu.

Apakah prestasi belajar anak-anak di sekolah menurun atau terganggu dengan latihan rutin seperti ini? Sungguh di luar dugaan, ternyata para perenang berpretasi ini juga mampu menunjukkan prestasinya yang sangat bagus di sekolah formalnya. Rata-rata mereka selalu masuk dalam jajaran 10 besar di sekolah. Ini membuktikan berbagai penelitian para ahli yang menyebutkan bahwa olah raga renang dapat membantu meningkatkan kecerdasan otak anak.

Olahraga renang pun sangat bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus, penyandang keterbatasan intelektual atau tunagrahita.

Jadi jelaslah sudah berbagai keuntungan yang diperoleh jika anak pandai berenang. Jika tidak ingin jadi atlet pun, yang jelas tubuh anak-anak menjadi lebih bugar, jarang sakit, berprestasi di sekolah, dan tentunya menambah rasa percaya diri anak.

Oke, berikut ini saya sajikan oleh-oleh foto dari kejuraan renang anak-anak berskala nasional: Kejuaraan Renang Kelompok Umur Piala Gubrenur DKI Jakarta 2012. Kejuaraan yang diikuti perenang senior dan junior ini berlangsung tiga hari sejak 28 Juni kemarin, hingga Sabtu 30 Juni 2012.

13409624571306203589

Para atlet anak-anak bersiap melakukan pemanasan sebelum lomba pukul 14.00 WIB. (photo: Puri Areta)

Lomba berlangsung di Stadion Renang Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.

Kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh 539 atlet renang anak-anak yang berasal dari 36 klub renang di DKI Jakarta dan klub-klub renang dari 12 provinsi (Yogyakarta, Lampung, Bontang, Palembang, Pekan Baru, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, dll).

Piagam dan medali akan diberikan kepada Juara 1,2, 3 dari setiap nomor pelombaan kelompok umur Senior dan Kelompok Umur I, II, II, IV, dan V. Sedangkan trophy hanya diberikan kepada perenang/atlet terbaik putra-putri dari kelompok umurnya.

Sedangkan piala bergilir Gubernur DKI Jakarta akan diberikan kepada Klub Renang DKI yang berhasil memperoleh nilai tertinggi dan berhak mendapat gelar sebagai juara umum.

Usia atlet peserta kejuaraan kelompok umur ini adalah mulai 6 tahun ke atas.

Ada pun sistem penilaian ditetapkan berdasarkan jumlah perolehan medali. Uang pembinaan diberikan kepada setiap juara dan atlet perenang terbaik.

Gubernur Cup ini merupakan seleksi terakhir bagi para atlet renang DKI Jakarta yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII di Riau dua bulan mendatang.

13409626811178331007

Byurrrrrrrrrrr…..! (photo: Puri Areta)

13409629861640624266

Semangat…ayo terus….Kak! (photo: Puri Areta)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 6 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 7 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 8 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Aku Ingin .. …

Gunawan Wibisono | 7 jam lalu

Keasyikan itu Bernama Passion …

Ika Pramono | 7 jam lalu

Sisi Positif dari Perseteruan Politik DPR …

Hts S. | 7 jam lalu

Menyiasati kenaikan harga BBM …

Desak Pusparini | 7 jam lalu

Trah Soekarno, Putra Cendana, dan Penerus …

Service Solahart | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: