Back to Kompasiana
Artikel

Raket

Ethan Hunt

Dunia ini adalah sekolah bagi kita dalam mempelajari dan memahami kehidupan.. yang membuat kita semakin selengkapnya

All England 2014: Misi Tontowi/Liliyana Raih Hattrick

OPINI | 03 March 2014 | 10:55 Dibaca: 188   Komentar: 0   0

Pekan ini, perhelatan All England akan kembali bergulir. Dilaksanakan di Birmingham, Inggris pada 4-6 Maret 2014, turnamen ini akan diikuti oleh 27 atlet bulutangkis Indonesia. Dan harapan berprestasi itu kembali ditumpukan pada pundak pasangan ganda campuran nomor dua dunia milik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, serta pasangan ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia, M. Ahsan/Hendra Setiawan.

Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merupakan juara bertahan turnamen bulutangkis tertua ini. Hal itu setelah mereka berhasil meraih back-to-back champions pada tahun 2012 dan 2013.

Pada All England tahun 2012, Tontowi/Liliyana berhasil mengalahkan pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilia Rytter Juhl dengan 21-17 dan 21-19. Prestasi itu kembali diulang tahun lalu, ketika duet ini berhasil menundukkan pasangan kuat China, Zhang Nan/Zhao Yunlei denganĀ  21-13 dan 21-17.

Dan pada turnamen tahun ini, duo tersebut menyatakan kesiapannya untuk meraih hattrick juara. Mereka sudah tahu bagaimana caranya merebut dan sekaligus mempertahankan gelar juara pada dua musim terakhir. Mempertahankan lebih berat dari merebut karena lawan-lawan mereka tentunya sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengandaskan asa meraih hattrick tersebut.

Pasangan ini juga harus belajar dari pengalaman pada Olimpiade 2012 lalu. Datang dengan status sebagai juara All England, ambisi mereka untuk mengawinkan gelar tersebut dengan emas Olimpiade harus kandas ditengah jalan. Bahkan mereka tidak memperoleh medali karena gagal lolos ke babak 4 besar.

Belajar dari kegagalan di Olimpiade serta keberhasilan mempertahankan gelar tahun lalu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus bermain tanpa beban dan tidak tergesa-gesa. Maksudnya, mereka harus melepas beban sebagai juara bertahan dan menganggap diri mereka seperti pasangan lainnya yang memiliki rasa lapar dan ingin merebut juara. Keinginan untuk segera mengakhiri permainan juga harus ditekan dan dilakukan pada saat yang tepat. Tentunya sesuai dengan strategi yang telah disiapkan dan lawan yang dihadapi.

Asa untuk merebut gelar All England pertama kali juga menghinggapi pasangan ganda putra nomor satu Indonesia, M. Ahsan/Hendra Setiawan. Praktis, hanya gelar ini saja yang gagal mereka raih tahun lalu sehingga duo ini memiliki semangat untuk bisa menambah koleksi gelar juara mereka dengan menjadi juara All England 2014.

Semoga atlet bulutangkis Indonesia bisa meraih hasil maksimal pada perhelatan All England 2014 ini dan mengulangi masa jaya bulutangkis Indonesia di periode 90-an.

Selamat bertanding duta olahraga!

Salam

03032014

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerbau Disembelih, Tanduknya Jadi Sumber …

Leonardo | | 31 July 2014 | 14:24

5 Jam Menuju Museum Angkut, Batu-Malang …

Find Leilla | | 31 July 2014 | 18:39

Kecoa, Orthoptera yang Berkhasiat …

Mariatul Qibtiah | | 31 July 2014 | 23:15

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Menjenguk Blowhole Sebuah Pesona Alam yang …

Roselina Tjiptadina... | | 31 July 2014 | 20:35


TRENDING ARTICLES

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 17 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 18 jam lalu

Revolusi Mental Pegawai Sipil Pemerintah …

Herry B Sancoko | 21 jam lalu

Misteri Matinya Ketua DPRD Karawang …

Heddy Yusuf | 22 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: