Back to Kompasiana
Artikel

Raket

Saro

Belajar adalah kebutuhan , mengajar merupakan pengabdian.

Prediksi Semi Final Tunggal Putri Perancis Terbuka 2013

OPINI | 06 June 2013 | 14:51 Dibaca: 287   Komentar: 24   2

13705048201735176274( foto:  tenniscdn.com)

Turnamen grand slam Perancis Terbuka 2013 hari ini akan memainkan semi final tunggal putri. Semi final pertama akan mempertemukan unggulan 2 Maria Sharapova melawan unggulan 3 Victoria Azarenka. Semi final kedua yang dimainkan sesudahnya akan mempertemukan petenis nomor 1 dunia Serena Williams melawan unggulan 5 Sara Errani. Kedua pertandingan itu akan dimainkan di Stadium Philippe Chatrier pukul 15.00 waktu Paris atau pukul 21 WIB.

SEMI FINAL 1: MARIA SHARAPOVA (2) VS VICTORIA AZARENKA (3)

Maria Sharapova dan Victoria Azarenka telah saling berhadapan di Tour WTA Series sebanyak 12 kali. Victoria Azarenka unggul 7-5 atas Maria Sharapova. Tahun ini mereka belum pernah bertemu. Tahun 2012 mereka 6 kali bertemu. Kemenangan Azarenka adalah di final Australia Terbuka, final Miami, final Beijing, dan semi final Amerika Terbuka. Dua kemenangan Sharapova terjadi di final Stuttgart dan semi final turnamen penutup tahun WTA Championship di Istanbul.

Maria Sharapova adalah juara bertahan di turnamen ini. Sejak itu, dia hanya sekali kalah jika bermain di lapangan tanah liat. Satu-satunya pemain yang mengalahkan Sharapova di jenis lapangan ini adalah Serena Williams yang melakukannya di final Madrid bulan lalu. Jelang Perancis Terbuka di musim tanah liat tahun ini, Sharapova antara lain menjadi juara di Stuttgart bulan April dan mencapai final di Madrid.

1370504460765278247(foto: rolandgarros.com)

Meski kalah dalam segi head to head secara keseluruhan, tetapi di jenis lapanang tanah liat seperti yang digunakan di Roland Garros ini, petenis nomor 2 WTA ini unggul 2-0 atas Azarenka. Kemenangan itu didapat di Roma 2011 dan Stuttgart 2012.

Bagi Victoria Azarenka, babak semi final tahun ini adalah pencapaian tertinggi yang dilakukannya dalam 7 tahun keikutsetaan di Perancis Terbuka. Pencapaian tertingginya adalah lolos ke babak perempat final tahun 2009 dan 2011. Tahun lalu dia kandas di babak keempat. Perjalanannya sebelum terjun di turnamen ini adalah mencapai di Madrid hanya sampai babak kedua kalah dari Ekaterina Makarova dan final Roma kalah dari Serena Williams.

13705045831514644536
(foto: rolandgarros.com)

Sebagai pemegang empat gelar grand slam, Maria Sharapova telah memperlihatkan bagaimana caranya bertahan dan fokus dalam setiap pertandingannya. Seperti terlihat dalam pertandingan perempat final melawan Jelena Jankovic. Dia kalah di set pertama dengan skor mencolok 0-6. Namun, di dua set berikutnya dia memutarbalikkan keadaan dan berhasil memenangkan pertandingan itu. Di sini terlihat sekali mental seorang juara ada pada dirinya.

Lapangan tanah liat adalah salah satu jenis lapangan yang disukai oleh Maria Sharapova. Pergerakan Maria Sharapova sangat baik di jenis lapangan ini. Ke mana pun bola ditempatkan oleh lawan berhasil dikembalikannya. Untuk memenangkan pertandingan semi final ini servis pertamanya haruslah keras dan efektif, Maria Sharapova harus mengajak Azarenka bermain rally yang dikontrol dari garis baseline.Di samping itu, pengembalian bolanya harus konsisten dan efektif. Kelemahan Sharapova adalah sering melakukan unforced erros dari kekurangsabaran ingin mematikan bola sesegera mungkin.

Sebaliknya dengan Victoria Azarenka yang kurang bagus bermain di lapangan jenis ini. Victoria Azarenka memiliki hambatan besar dalam pergerakan di lapangan tanah liat yang pantulan bolanya lebih cepat daripada di jenis lapangan keras. Ini terlihat saat Azarenka harus kehilangan set pertama dari Alize Cornet di babak 16 besar. Penempatan bola dari sudut ke sudut dalalm rally yang dilakukan Alize Cornet membuatnya pontang-panting. Azarenka akan kewalahan jika lawannya mengajak bermain rally dari garis baseline.

Untuk dapat memenangkan pertarungan ini Azarenka harus memaksa Sharapova untuk keluar dari zona amannya di garis baseline dengan pukulan-pukulan dropshot keras dan menyilang. Dia juga harus bekerja ekstra keras mengejar setiap penempatan bola dari sudut ke sudut yang dilakukan Sharapova. Dengan kesabaran dalam bermain rally, Azarenka dapat memenangkan pertandingan ini.

Prediksi : Maria Sharapova menang dalam 3 set.

SEMI FINAL 2: SERENA WILLIAMS (1) VS SARA ERRANI (5)

Serena Williams datang ke turnamen ini sebagai unggulan 1. Tahun lalu adalah tahun terburuk bagi petenis nomor 1 WTA ini karena langsung rontok di babak 1. Namun, tahun ini dia datang dengan persiapan yang bagus. Rekor musim tanah liat tahun ini tak terkalahkan. Dia menjuarai turmanen pemanasan jelang Perancis Terbuka dengan hasil bagus. Di Charleston dia juara dengan mengalahkan Jelena Jankovic, juara di Madrid dengan mengalahkan Maria Sharapova, dan juara di Roma dengan mengalahkan Victoria Azarenka.

13705047211564486138
(foto: rolandgarros.com)

Sara Errani, pemain spesialis tanah liat, unggulan 5 adalah finalis tahun lalu. Dia akan mencoba kembali peruntungannya tahun ini untuk lolos ke final tahun kedua. Sara Errani sedang memiliki kepercayaan diri yang tinggi setelah di babak perempat final berhasil menghempaskan unggulan 4 Agnieszka Radwanska.

Serena unggul 5-0 atas Sara Errani dalam pertemuan mereka di Tour WTA, termasuk keunggulan 2-0 di lapangan tanah liat. Pertemuan terakhir mereka di lapangang tanah liat adalah pada babak semi final di Madrid yang dimenangkan Serena dengan skor 7-5, 6-2.

Dengan servis bertenaganya Serena Wiliams akan langsung mengendalikan permainan lawannya. Selain itu, groundstroke yang tak kalah keras dan kemampuan bermain rally dari garis baseline akan menyulitkan lawan menaklukkannya.

1370504915687716824
(foto: rolandgarros.com)

Sara Errani tentu berusaha keluar dari baying-bayang kekalahan beruntun dari Serena Wiliams. Hal itu telah dilakukannya ketika mengalahkan Agnieszka Radwanska yang selama ini telah unggul 5-0 atas dirinya di Tour WTA. Dengan rasa percaya diri yang tinggi akan kemampuannya bukan hal mustahil final kedua akan dicapainya tahun ini. Dia harus mengatur pergerakannya lebih cepat untuk mengantisipasi groundstroke Serena. Pengembalian bola dengan drop shot datar akan bisa menyulitkan Serena Williams. Sara Errani juga harus berani bermain di depan net.

Prediksi : Serena Williams menang straight set.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manajemen Mudik …

Farida Chandra | | 25 July 2014 | 14:25

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 12 jam lalu

Kunjungan Clinton ke Aceh, Misi Kemanusiaan …

Rafli Hasan | 15 jam lalu

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 16 jam lalu

Kebijakan Obama yang Bikin Ciut Nyali Orang …

Andi Firmansyah | 17 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: