Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Achmad Suwefi

You will never walk alone

Dibutuhkan klubnya di LCA, UEA U-19 hadapi Timnas U-19 tanpa Striker Kunci

OPINI | 13 April 2014 | 08:48 Dibaca: 615   Komentar: 0   2

Kemenangan atas Oman U-19 di partai kedua (2-1) di Stadion Sultan Qaboos Sports Complex, Muscat, Oman. Bukan saja menjadi revans atas kekalahan di partai pertama tetapi juga menjadi bekal positif untuk melakoni pertandingan kontra UEA di Dubai (14/04 dan 16/04).

Secara matematis Timnas U19 bisa memenangkan partai ujicoba lawan negara yang menjadi perempat final Piala Asia U-19 di kandangnya dua tahun lalu. Karena dalam ujicoba kontra Oman U-19, pertengahan Maret anak asuh Khalifa Mubarak hanya mampu sekali imbang (2-2) dan kalah (0-1).

http://olahraga.kompasiana.com/bola/2014/04/03/mengintip-pesaing-timnas-u-19-uea-bersiap-membayar-kegagalan-di-piala-dunia-u-17-646040.html

Khalifa Mubarak sendiri telah memanggil 24 pemain untuk mengikuti training camp di Zeyab Awana jelang ujicoba kontra Indonesia U-19, tidak ada nama striker Ahmed Rabea Gheilani (Al-Jazira) yang dipertahankan klubnya karena berlaga di liga Champions Asia serta sang kapten Khalvan Mubarak.

Ahmed Rabeea dalam tiga partai terakhir Liga Champions Asia memang selalu dipasang  sebagai starter oleh sang Manajer, Walter Zenga. Apalagi posisi Al Jazira belumlah aman walau berada di posisi ke -2 unggul tiga poin dari Esteghal (Iran) plus cideranya striker utama Felipe Ceicido membuat pencetak tigal gol di PPA U-19 diandalkan klubnya. Sehingga partai konta Ar Rayyan di Oman, akan dimanfaatkan Al Jazira untuk lolos ke 16 besar , apalagi Esthegal harus bertempur dengan pimpinan grup, As Shahab (Arab Saudi).

Berikut 24 pemain UEA U-19 yang dipanggil pelatih kepala, Khalifa Mubarak untuk menghadapi Indonesia : Mohammed Said Ibrahim (Emirates), Abdullah Hassan Khalfan Nubian (Al Ahli), Jassim Jawhar (Bani Yas), Sultan Abdul Wahab, Ahmed Jamil, Abdul Rahman Jassim, Sultan Abdulla Saeed, Ahmed Mohammed Al Hashimi (Al Jazira), Abdulkadir Ali Cumber (Al Khaleej), Abdullah Ghanem,  Omar Juma Bilal Rabie,  Bilal Yousuf (Sharjah), Rashid bMohammed Ghanem (Al Shaab), Mohammad Abdul Baset Mohammed (Ajman), Yusuf Ali Rashid (Arabism), Mohammed Saeed Bossande (Al Ain), Marwan Ali Mohamed (Al Nasr), Khalid Abdul Rahim Bawazeer,  Mansour Abdullah, Ahmed Rashid, Jamal Ismail Akbari, Mohammad Salman (Al Wahda), Ali Hassan Salmeen, Abdullah Kazim (Al Wasl).

Pertandingan menarik tentunya akan terjadi , dengan kepercayaan diri yang tinggi dan ditopang stamina bermain penuh 90 menit membuat Timnas U-19 berpeluang meneruskan trend positif seperti kala mengalahkan Oman U-19.

Pertandingan yang tentunya bisa dimanfaatkan coach Indra Sjafrie dalam menilai kekuatan UEA, apalagi ada peluang Timnas U-19 bisa satu grup dengan UEA U-19 karena posisi yang berbeda pada penentuan unggulan di Piala Asia U-19 berdasarkan hasil Piala Asia U-19 di UEA (2012).

Kekurangan dalam hal antisipasi umpan silang saat dua lagi ujicoba kontra Oman U-19 tentunya sudah dicarikan solusi untuk menghadang permainan cepat pemain UEA yang tidak bertumpu pada sosok Ahmad Rabea dalam urusan mencetak gol, tercatat selama PPA U-19 ada pemain UEA yang menjadi pencetak gol terbanyak bersama Ahmad Rabeea, Ahmed Mohammed Al Hashimi.

Tetap fokus dalam berlatih dan semoga Timnas U-19 mampu meraih hasil yang positif kala jumpa UEA (16/04).

Salam sepakbola,
Wefi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Mencintai Alam Ala Kebun Wisata …

Rahab Ganendra 2 | | 31 October 2014 | 23:42

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 4 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 5 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 6 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Kalau Bisa Beli ,Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

The Frame …

Diana Wardani | 7 jam lalu

BKN Diminta Bersikap Tegas …

'acha 'muh ... | 7 jam lalu

Teh Rasa Kopi …

Kopi Keliling | 7 jam lalu

Potret Dominasi Pendidikan Formal pada Kasus …

Median Mutiara | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: