Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Rizky Salam

menjual obat mujarab

TIM GARUDA U19 ‘DAHAGA’ KEMENANGAN…

OPINI | 10 October 2013 | 14:55 Dibaca: 466   Komentar: 3   0

Pertandingan babak penyisihan Grup G Piala AFC U-19 sebagian Pencinta sepakbola masih saja beranggapan tim Korsel belum sejajar dengan Tim Garuda. Penonton membuat strategi pertandingan dengan mengedepankan ‘ lolos’  dan memperoleh tiket ke Myanmar. Penulis setuju sekali Tim Garuda berhasil dengan mengantungi ‘tiket’ tersebut, asalkan dalam setiap laga mampu menampilkan pertandingan dengan hasil akhir ‘melibas’ setiap musuh yang dihadapi.

Tim Korsel tak disangsikan memang tim hebat, namun kita jangan terlalu tinggi menilai ’seolah tim Korsel U19 tidak bisa dikalahkan. Sungguh ‘naif’ betul mengharapkan lolos dengan strategi ‘runner-up’ terbanyak menghasilkan skor tiap pertandingan. Kalaupun kita mendapat jatah tiket, yang diharapkan semua penonton adalah Tim Garuda memenangi Pertandingan dengan lawan manapun.

Pertandingan melawan philipina, janganlah kita dipusingkan dengan hitungan ‘runner-up’ yang ngga penting, setiap pertandingan adalah ‘final’ bagi para pemain itu lebih baik. Berharap menghasilkan skor sebanyak-banyaknya ke gawang lawan itu adalah karena faktor memadukan strategi permainan di lapangan bukan hitung-hitungan diatas kertas. Indra Sjafri tentu tak mau mengambil pusing salah seorang kompasianer, yang berhasil menghitung strategi ‘runner-up’ ala Australia U19. Karena kemenangan merupakan hal yang ditunggu-tunggu pemirsa dan penikmat sepakbola Tanah Air, siapapun lawan yang dihadapinya.

Yang melegakan bagi Penulis adalah ‘SH’ melihat pertandingan awang-awang dan Tanpa ragu-ragu mengeluarkan statment “SELAMAT TIM GARUDA ANDA BERHASIL MEMENANGKAN SETIAP PERTANDINGAN”. Inilah acuan bagi Penulis yang senantiasa bertanya tentang kemungkinan pertandingan Tim kebanggaan Indonesia. Tak Usah ragu-ragu melibas setiap lawan, dan jangan pikirkan hitungan ‘runner-up’ yang melemahkan ‘nikmat’nya menantikan kemenangan Tim Garuda.

Pertandingan kali ini ‘pasukan tak terliht SH’ siap membantu Tim Garuda, sebab nama ‘SH’ dipertaruhkan. Usaha memenangkan pertandingan dengan menerapkan permainan menyerang dan kokoh dalam segi pertahanan serta tetap konsentrasi dalam menggolah bola akan berhasil dengan gemilang jika lesatan akhir bola tepat dan selalu mengarah pada ruang kosong gawang lawan.

Buang jauh-jauh kita tidak sejajar dengan korsel, Amati dan nikmati pertandingan dengan lesatkan bola ke gawang lawan sehingga menghasilkan ‘gollll….’ ini lebih utama.  Sekali lagi selamat TIM GARUDA ANDA MEMPEROLEH TIKET KE MYANMAR …

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | | 25 October 2014 | 23:43

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | | 26 October 2014 | 00:06

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 16 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 18 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 19 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 20 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 25 October 2014 08:22


HIGHLIGHT

Selamatkan Kawasan Ekosistem Leuser Aceh …

Nur Terbit | 9 jam lalu

Terinspirasi = Plagiat ? …

Aqsa Intan Pratiwi | 9 jam lalu

Gayatri, Polycarpus, BIN dan Persepsi Salah …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Kontroversi Pengangkatan Menteri oleh …

Edward Pakpahan | 9 jam lalu

Pesta Raffi Ahmad dan Bakiak Lady Gaga …

Ifani | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: