Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Achmad Suwefi

You will never walk alone

Membedah peluang kontestan di PPA 2014 : Timnas Indonesia U19 berpeluang besar lolos!

OPINI | 07 October 2013 | 11:55 Dibaca: 1496   Komentar: 7   1

13811216661085295782

(logo AFC U19 Championship / sumber :en.wikipedia.org)

Salam sepakbola nasional,

Ndak terasa besok Evan Dimas dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya diajang kualifikasi Piala Asia 2014, partai kontra Laos (08/10) menjadi pembuka jalan ‘Garuda Muda (U19)’ untuk memastikan satu tempat lolos ke putaran final ke Myanmar tahun 2014.

Partai perdana kontra Laos yang diperkuat striker Lembo, menjadi kunci keberhasilan Evan Dimas dan kawan-kawan meraih prestasi tertinggi dikualifikasi grup. Kemenangan dipartai perdana membuat peluang ‘Garuda Muda’ untuk lolos semakin besar, partai kedua kontra Philipina diyakini akan dimenangkan oleh anak asuh coach Indra Sjafrie.

Jika semua berjalan lancar maka Korsel dan Indonesia akan saling mengalahkan untuk meraih tiket otomatis lolos ke babak putaran final Piala Asia U19, tetapi apabila Timnas hanya mampu meraih runner up maka akan melihat berbagai faktor untuk menentukan 6 tim yang akan melengkapi 16 kontestan yang akan tampil diputaran final di Myanmar.

Sejenak saya mencoba membedah peluang kontestan lainnya di PPA 2014, sekedar gambaran terkadang kekuatan dilevel senior tidak menjamin 100 persen akan sama dengan kekuatan dilevel yunior (itu sudah ditunjukkan diajang AFC U16 qualification dimana Korsel harus lolos melalui runner up terbaik, setelah Malaysia mengalahkan mereka)

Grup A (main di Qatar) : Qatar, Turkmenistan, Uzbekistan, Nepal dan India. Grup A diprediksi akan diperebutkan Qatar, Turkmensitan dan Uzbekistan dan sebagai tuan rumah Qatar sepertinya akan menjadi pemuncak grup A apalagi dipartai perdana mereka mampu menaklukan India 2-0, Uzbekistan juga siap mengkudeta Qatar sekaligus ingin mengikuti jejak Uzbekistan U16 yang lolos ke AFC U16 di Thailand.

Grup B (main di Jordan) : UEA, Yaman, Maladewa, Afghanistan dan Jordania. Tuan rumah Jordania sejauh ini belum memainkan laganya, UEA meraih kemenangan perdana 2-1 atas Yaman (yang sudah dua kali main). Jordania dan UEA menjadi favorit kuat untuk lolos ke putaran final

Grup C (main di Irak) : Irak, Kuwait, Bangladesh dan Pakistan. Grup C baru akan memainkan pertandingannya (08/10 dan dua wakil Asia Barat Irak dan Kuwait menjadi dua tim yang difavoritkan lolos dari grup ini.

Grup D (main di Iran) : Iran, Saudi Arabia, Libanon dan Tajikistan sama dengan Grup C yang baru akan memainkan pertandingannya (08/10). Iran dan Arab Saudi di pool terdepan Negara yang berpeluang mewakili grup D.

Grup E (main di Palestina) : Palestina, Oman, Bahrain dan Suriah. Keempat Negara Asia Barat akan saling mengalahkan (08/10) untuk memperoleh tiket lolos putaran final grup E, sepertinya Palestina dan Oman berpeluang untuk itu.

Grup F (main di Malaysia) : Vietnam, Australia, Taiwan dan Hongkong (minus Guam yang mengundurkan diri), grup F menjadi grup yang akan menyelesaikan kualifikasi (07/10) dan Vietnam dan Australia akan saling mengalahkan untuk menjadi juara grup F dan lolos ke Myanmar, Vietnam dengan Nguyen Cong Phuong berpeluang menjadi juara grup apabila minimal seri dengan sang lawan karena partai kontra Hongkong menjadi pembeda bagi kedua tim apabila nantinya hasil keduanya imbang. (Vietnam vs Taiwan 6-1, sedang Australia vs Taiwan 3-0)

Grup G (main di Jakarta) : Indonesia, Korsel, Laos dan Philipina. Bermain di Jakarta plus dukungan melimpah pendukung Timnas yang diyakini akan memenuhi stadion GBK menjadikan Indonesia berpeluang lolos dari grup G bersama Korsel.

Grup H (main di Thailand) : Thailand, Korea Utara, Singapura dan Brunei Darussalam. Thailand memang gagal lolos ke semifinal AFF U19 Championship tetapi dengan status sebagai tuan rumah grup H mereka berpeluang lolos bersama wakil Asia TImur, Korea Utara.

Grup I (main di Cina) : Cina, Jepang, Malaysia dan Makau. Status sebagau tuan rumah membuat Cina difavoritkan bersama Jepang untuk lolos dari grup I, prestasi Malaysia saat AFF U19 Championship yang gagal lolos ke semifinal membuat mereka diprediksi menjadi kuda hitam grup I.

Peluang Indonesia tetap besar untuk lolos keputaran final, termasuk juga peluang kita menjadi juara grup G diatas Korsel. Kemenangan di dua partai awal utamanya kontra Laos akan melapangkan jalan Evan Dimas untuk lolos dan tampil sebagai juara grup. Kemenangan di dua partai awal dengan skor telak akan memudahkan Timnas Indonesia apabila harus menempati posisi runner up grup.

Dengan mentalitas yang telah ditanamkan oleh coach Indra Sjafrie serta dukungan melimpah pendukung Timnas akan semakin menambah kekuatan ‘Garuda Muda’ meraih prestasi maksimal.

Ayo ‘Garuda Muda’ saatnya membuktikan taji kalian untuk berprestasi maksimal diajang PPA 2014 sekaligus melengkapi torehan gelar AFF U19 Championship yang telah kalian raih.

Doa’ , dukungan nyata distadion maupun dukungan melalui layar TV akan menjadi sumber kekuatan bagi Evan Dimas dan kawan-kawan untuk mengalahkan lawan-lawan mereka. Karena peluang ‘Garuda Muda’ untuk lolos putaran final tetap besar.

Tetap fokus dan jadikan semua laga merupakan partai final, wahai ‘Garuda Muda’!

Salam sepakbola nasional,

Wefi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keluarga Pejabat dan Visa Haji Non Kuota …

Rumahkayu | | 30 September 2014 | 19:11

Me-“Judicial Review” Buku Kurikulum …

Khoeri Abdul Muid | | 29 September 2014 | 22:27

Spongebob dalam Benak Saya …

Ire Rosana Ullail | | 30 September 2014 | 16:48

Sepak Bola Indonesia Kini Jadi Lumbung Gol …

Arief Firhanusa | | 30 September 2014 | 15:58

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 9 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 11 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 14 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Smartphone dan Pribadi Boros Energi …

Dian Savitri | 8 jam lalu

Gerakan Indonesia Menulis; Mencari Nilai …

Rendra Manaba | 8 jam lalu

Pegawai BRI Beraksi Bak Debt Collector …

Rusmin Sopian | 8 jam lalu

Tradisi dan Teknologi …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Pisah Sambut Kejari Singaparna …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: