Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Djarwopapua

#anakBigreds #D'Commens yg bkn lah siapa", menyukai menulis tp bodoh menulis dan berusaha utk terus selengkapnya

AFF U19, Indonesia Susah Juara

OPINI | 10 September 2013 | 22:33 Dibaca: 1325   Komentar: 22   1

Timnas u19 indonesia baru saja melewati partai pertamanya dengan sempurna , setelah berhasil mengalahkan Brunei darussalam dengan skor cukup telak 5-0.
Permainan indonesia di bawah asuhan pelatih indra ssjafrie ssangat baik, dan beberapa kali merepotkan pertahanan brunei, dan dengan bermain cepat memperagakan umpan 1-2 sentuhan dengan apiknya.

Namun, timnas u19 belum bisa bermain full power, karena stamina yang kendor dari beberapa pemain, sebuah kendala yang nampaknya sulit untuk di perbaiki karena masalah vo2 pemain. Dan stamina buruk yang akhirnya harus di lengkapi dengan cederanya 3 pemain sekaligus.
Padahal tim ini sudah di persiapkan jauh - jauh hari sejak januari lalu, tapi belum cukup kuat untuk bermain 90 menit penuh.

Dan beruntung saja u19 mendapat lawan mudah di partai pembuka tadi, jadi tidak terlalu merepotkan dan masih bisa di taklukan. Tetapi, partai tadi seharusnya menjadi evaluasi lagi buat pelatih kepala dan pelatih fisik, karena jika di biarkan dan tidak ada perubahan stabilnya stamina, maka u19 akan mudah di kalahkan.

U19 berada pada grup neraka bersama malaysia dan negara hebAt lainnya, jelas u19 akan kewalahan menandingi dan menyaingi malaysia dalam segi stamina, karena indonesia di berbagai umur berapapun, selalu mati kutu jika berhadapan dengan malaysia.
Selain stamina, mental dan emosi pemain u19 masih jauh dari kesabaran dan ketenangan dalam bermain, akibatnya banyak peluang yang bisa membuahkan gol, malah terbuang percuma. U19 belum mampu menunjukkan permainan kolektif dan efektif, ini permasalahan yang juga harus di perbaiki, karena 1 peluang yang berhasil melahirkan gol, maka u19 akan lebih semangat dan termotivasi, ini juga yang nanti akan di butuhkan saat melawan malaysia dan tim tangguh lainnya.
Bila stamina pemain dan mental tidak cepat di evaluasi dan di benahi, u19 bakal susah bersaing dan akan semakin jauh untuk keluar sebagai pemenang. Dan dengan stamina seperti tadi, indonesia tidak akan pernah juara.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Kuldesak Tambora’ di Bentara …

Gapey Sandy | | 19 April 2015 | 07:47

Film “Guru Bangsa …

Hazmi Srondol | | 19 April 2015 | 00:38

[ACEH] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

18 Jam Terkurung Longsor, 43 Petani Berhasil …

Syukri Muhammad Syu... | | 18 April 2015 | 22:05

Kompasiana Nangkring bareng PGN: Kotaku Kota …

Kompasiana | | 11 April 2015 | 00:58


TRENDING ARTICLES

Pasca Dibekukan, Kompetisi ISL Bakal …

Himam Miladi | 12 jam lalu

Di Balik Sengketa Izin Reklamasi Pantai …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Rencana Pembunuhan Jokowi, Krisis Demokrasi …

Christian Kelvianto | 13 jam lalu

PSSI Dibekukan, Kemenangan Sepak bola …

Radhea Heqamudisa | 18 jam lalu

Membully Gibran, Jokowi Haters Blunder Besar …

Hanny Setiawan | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: