Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Primata Euroasia

Try not to become a man of success, but rather try to become a man selengkapnya

Membandingkan Persiapan Timnas Indonesia dengan Timnas China

REP | 18 July 2013 | 04:35 Dibaca: 7289   Komentar: 26   1

Timnas Indonesia, dijadwalkan akan berhadapan dengan China tanggal 15 Oktober dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015. Meski jadwal pertandingan masih lama, timnas China ternyata sangat serius mempersiapkan tim mereka, walaupun hanya menghadapi Indonesia, yang secara peringkat FIFA jauh dibawah China. Hal ini terlihat dari jadwal ujicoba timnas China jelang melawan Indonesia.

Minggu, 21 July 2013 - JAPAN vs CHINA

Rabu, 24 July 2013 - KOREA vs CHINA

Minggu, 28 July 2013 - AUSTRALIA vs CHINA

Jumat, 6 September 2013 - CHINA vs SINGAPORE

Selasa, 15 Oktober 2013 - Indonesia vs CHINA

Di bulan Juli, China sibuk dengan hajatan piala Asia Timur, dimana mereka akan bertanding melawan raksasa Asia, Jepang dan Korea Selatan, serta mantan raja Oceania, Australia yang turut diundang dalam hajatan negara-negara Asia Timur tersebut. Selepas bulan Juli, timnas China istirahat dan tidak menjadwalkan ujicoba. Namun, di bulan September, mereka kembali menggelar ujicoba, yang kali ini memilih lawan Singapura. Negeri Singa ini dipilih lantaran gaya sepakbola mereka yang lebih dekat dengan gaya sepakbola Indonesia.

Bagaimana dengan Indonesia? Hampir sama dengan China, di bulan Juli, timnas Indonesia juga sibuk dengan jadwal ujicoba. Bahkan lawan yang dihadapi tak kalah mentereng dengan China. Bedanya, jika China memilih lawan negara, Indonesia memilih lawan klub. Berturut-turut, Indonesia beruji tanding melawan Arsenal, Liverpool, dan Chelsea. Selepas bulan Juli, timnas Indonesia juga istirahat, dan tak ada jadwal ujicoba. Dan setelah istirahat sebulan, timnas Indonesia akan kembali istirahat, karena di bulan September juga tidak ada jadwal ujicoba. Meski pelatih JFT sudah meminta jadwal ujicoba melawan beberapa negara Asean, namun hingga kini belum ada respon dari BTN. Padahal, untuk mempersiapkan ujicoba antar negara, butuh waktu yang sedikit panjang, tidak bisa dijadwalkan secara mendadak.

Dari jadwal ujicoba timnas China, bisa dilihat bahwa mereka sangat serius menatap pertemuan dengan Indonesia. Meski diatas kertas China diprediksi mampu menang melawan Indonesia, tapi China tidak menganggap remeh. Beda sekali dengan timnas Indonesia. Sampai sekarang pun BTN dan sang pelatih JFT masih dalam tahap mencari pemain-pemain yang pas. Selain itu, posisi JFT yang masih tercatat sebagai pelatih Persipura, membuat persiapan timnas jadi kurang maksimal. JFT tidak bisa fokus pada program timnas, terutama untuk program jangka panjang karena harus memikirkan nasib klub asuhannya juga. Beda jika JFT bisa dengan rela melepas posisinya di Persipura dan lebih memilih fokus di timnas. China serius karena takut kalah dari Indonesia, sementara Indonesia lebih memilih santai karena “takut menang” lawan China.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: