Back to Kompasiana
Artikel

Bola

De Ezra

merenung di balik awan

Fakta Unik dan Konyol Sepakbola Indonesia

OPINI | 08 July 2013 | 11:35 Dibaca: 1395   Komentar: 40   0

Berikut adalah beberapa Fakta Konyol dan Menarik Tentang Sepak Bola Indonesia:

1. Cuma di Indonesia, klub dibiayai Pemda dimana uangnya diperoleh dari rakyat.

2. Cuma di Indonesia. Federasi dan kompetisi didominasi Parpol/Grup/Media dengan bendera kebesaran tertentu.

3. Bisa jadi, di beberapa daerah, jumlah penonton yang membayar tiket pertandingan dengan yang tidak membayar berbanding 50-50.

4. Harga tiket termurah di kasta tertinggi kompetisi berada dalam level harga rp2k dan rp5k. Lebih murah dari semangkok bakso.

5. Penonton Indonesia dikenal fanatik, nekat dan tak takut mati, bahkan mungkin lebih nekat dari Hooligan Inggris. Mereka berani memanjat menara lampu stadion yg tinggi di tengah hujan demi bisa menonton pertandingan secara gratis.

6. Untuk bertahan di tengah kompetisi yg ketat, pemain Indonesia harus dibekali dengan skill sepakbola, lari, dan pencak silat atau tinju untuk membela diri jika sudah terpojok dgn lawan atau ketika emosi dengan keputusan wasit.

7. Bus klub yang digunakan untuk mengangkut pamain sebaiknya haruslah berlapis baja dan tahan api. Karena jika tidak, bisa ringsek dihadang suporter tim lawan yg menghadang di jalan.

8. Ketua umumnya masuk penjara tapi msh bisa memimpin organisasi PSSI.

9. Tak usah takut dgn skorsing yg dijatuhkan oleh komisi disiplin, karena nantinya pasti akan diampuni.

10. Di Indonesia, petugas keamanan menghadap ke lapangan bukan ke arah penonton, bahkan beberapa di antaranya terlihat duduk dan bersorak memberi dukungan untuk tim tuan rumah.

11. Kadang2, lapangan juga dijadikan tempat membuang sampah oleh penonton, terutama jika tim kesayangannya kalah.

12. Jika sebelum pertandingan lapangan disterilkan, seringkali akan ditemukan banyak benda berbau klenik di sekitar gawang.

13. Di Indonesia Pelatih yg sukses menenggelamkan klubnya di posisi juru kunci, dipercaya jd Pelatih Timnas

sumber: surgaberita.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Berbagi Tanaman, Bisa Dijadikan Budaya …

Majawati Oen | | 20 August 2014 | 09:14

Kesadaran Berdaulat Berbuah Ketahanan dan …

Kusuma Wicitra | | 20 August 2014 | 12:38

Jangan Kau Kira Menulis Itu Gampang, Kawan …

Pebriano Bagindo | | 20 August 2014 | 08:34

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 6 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 7 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 8 jam lalu

Sadarkah Anda Telah Mem-bully Anak Anda …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Memprediksi Kepemimpinan Berdasarkan …

Rahman T. Hakim | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: