Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Pesa Pesa

manusia biasa

[LNM] Target Peringkat 120 FIFA? Gimana Kalau Diganti Prestasi Timnas U-19 Saja?

OPINI | 04 July 2013 | 13:45 Dibaca: 3651   Komentar: 28   4

La Nyalla mungkin sadar banyak kritikan masuk ke telinganya. Target menaikkan peringkat hingga 120 FIFA sampai saat ini masih belum ada tanda-tanda bisa tercapai. Gimana mau tercapai, rencana ujicoba tiap bulan juga belum bisa terealisasi. Terakhir timnas senior melakukan ujicoba resmi kalender FIFA melawan tim yang jelas-jelas kalah kelas, timnas Orange alias Belanda. Sesuai prediksi, Indonesia kalah telak 3-0. Itupun sebenarnya agenda dari pengurus BTN lama yang didepak La Nyalla.

Rencana ujicoba timnas lainnya, tidak masuk agenda resmi FIFA karena hanya melawan klub dari Inggris, Arsenal dan Chelsea. Dan belum ada jadwal ujicoba dengan timnas negara lain. Yang jelas-jelas ada agenda resmi FIFA adalah kualifikasi piala Asia 2014 melawan China, Iraq dan Arab Saudi yang secara kelas kita juga masih jauh dari mereka. Berharap menang atau seri melawan 3 negara tersebut sah-sah saja, tapi kita juga harus realistis dengan kualitas timnas senior kita.

Dengan kondisi seperti ini, prediksi penulis sampai akhir tahun nanti, target 120 FIFA La Nyalla, susah untuk digapai. Kecuali sang waketum baru PSSI tersebut membuat gebrakan program task force khusus menaikkan peringkat timnas. Misalnya dengan membuat turnamen resmi FIFA yang mengundang banyak negara. Negara yang dipanggilpun harus yang secara kualitas masih setara atau dibawah kita tapi secara peringkat diatas Indonesia.

Naga-naganya LNM tidak berencana melakukan itu. La Nyalla sepertinya lebih memilih putar haluan. Ya, kebanyakan orang politik, janji-janji diucapkan diawal sebelum atau baru terpilih untuk menarik simpati massa. Dan inilah yang terasa dari janji sang waketum baru ini.

Putar haluan target menjadi satu keniscayaan jika target awal susah terealisasi agar tetap mendapat simpati massa. Paling tidak, dengan meraih prestasi di program lain, maka gagal terpenuhinya janji penaikan peringkat hingga 120 FIFA minimal bisa sedikit tertutupi. Dan dengan prestasi yang bisa diraih, juga bisa jadi modal untuk merengkuh posisi ketum PSSI yang sudah lama diidamkan di periode berikutnya.

Hal inilah yang mungkin diharapkan La Nyalla, dia sangat berharap timnas U-19 bisa berprestasi di ajang AFF U-19. Karena menurutnya, kejuaraan tersebut sebagai tolok ukur kekuatan Indonesia di Asia. Mungkin LNM sadar bahwa mengharapkan timnas senior menjadi macan di Asia ibarat mimpi di siang bolong, sama halnya dengan target 120 FIFA jika tidak ada langkah nyata untuk meraihnya.

“Kita berharap semua pemain bisa menjaga kondisi. Perhelatan AFF U-19 tolak ukur kekuatan kita di Asia,” tegas La Nyalla Mattaliti.

Tim U-19 benar-benar dipersiapkan untuk meraih prestasi dengan melakukan training centre di jogjakarta dan rencana 13 ujicoba.

Ke-35 pemain yang lolos seleksi akan mengikuti Training Camp di Wisma Universitas Negeri Yogyakarta mulai 1 Juli hingga 4 Agustus 2013. Dan setelah libur Idul Fitri, TC dilanjutkan dari 11 Agustus hingga 6 September 2013. Dalam TC tahap akhir nanti,  akan didapatkan skuad inti 23 pemain yang akan diturunkan di ajang AFF U-19 Championship 2013, 9-22 September di Surabaya, Jawa Timur.

“Di Piala AFF U-19 kita hanya membawa 23 pemain saja. Sementara ini tempat TC tetap Di Yogyakarta. Pelatih akan menyiapkan semuanya supaya tim ini nanti siap bersaing,” ujar La Nyalla.

Sangat wajar LNM berharap besar dengan timnas U-19. Karena tim ini adalah hasil pencarian tim pelatih pimpinan Indra Sjafrie dari seluruh pelosok Indonesia. Indra beserta tim pelatih saat itu, mendatangi kota-kota di Indonesia dari pulau sumatra hingga papua. Bukan hanya kota besar yang didatangi, tapi juga kota kecil yang jarang tersentuh pemandu bakat. Hasilnya bisa kita saksikan dengan raihan 2 kali berturut-turut menjuarai turnamen di Hongkong.

Prestasi timnas U-19 inilah yang mungkin bisa menaikkan pamor PSSI khususnya La Nyalla Mattaliti saat ini. Dan inilah yang lebih realistis tercapai daripada pusing memikirkan janji peringkat timnas senior hingga 120 FIFA yang tak kunjung terealisasi…:)

Salam Olahraga

Wassalam

Sumber kutipan bisa dilihat disini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Dari Body Mulus, Sampai Bibir Sexy …

Seneng | 7 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 14 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 14 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Berlari itu Menginspirasi …

Hanni | 8 jam lalu

Diari Santri: #15 Perak Laju …

Syrosmien | 8 jam lalu

Misteri Kartu di Mandala …

Aksa Hariri | 8 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Ledakan Permintaan Jasa Rumah Sakit …

Petra Sembilan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: