Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Amirsyah

Abdi Negara/Pelayan yg berpindah2 tugas di Nusantara. Minat: Keuangan Negara, Akuntansi, Auditing, IT & banyak selengkapnya

Scudeto 2013/2014 Masih Milik Juventus

OPINI | 02 July 2013 | 18:54 Dibaca: 1402   Komentar: 2   0

Mencermati liga Italia musim 2012/2013 dan adanya informasi terbaru mengenai pergerakan dan transfer pemain dari klub-klub peserta liga Italia, maka saya berpendapat musim depan (2013/2014) scudeto kemungkinan besar akan tetap menjadi milik Juventus. Juventus akan mengulangi sukses di musim sebelumnya yang berhasil meraih scudeto dengan selisih poin yang cukup jauh dari pesaing-pesaingnya seperti AC Milan, Lazio, Napoli, AS Roma dan Inter Milan.

Untuk musim depan, Juventus praktis tidak banyak melakukan perubahan drastis. Masih dilatih Antonio Conte, skuad Juventus tetap sama dengan musim sebelumnya. Musim 2013/2014 Juventus memperkuat barisan penyerangnya dengan mendatangkan Carlos Tevez dan Fernando Liorente. Sebagaimana diketahui dalam musim 2012/2013 barisan penyerang Juventus performanya kurang meyakinkan, tidak ada yang dapat mencetak lebih dari sepuluh gol (Mirko Vucinic 10 gol, Fabio Quagliarella 9 gol dan Alessandro Matri 8 gol), padahal Juventus di musim lalu bisa menjebol gawang lawan sebanyak 71 kali. Untunglah Juventus memiliki pemain-pemain tengah dengan kualitas mumpuni dan merata seperti Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal, Paolo Pogba, dan Sebastian Giovinco, bahkan pemain cadangannya pun memiliki performa yang hampir sama. Cukup sering kemenangan Juventus ditentukan oleh lesakan gol-gol dari para pemain tengahnya seperti Andrea Pirlo dan Paolo Pogba.

Kehadiran Carloz Tevez dan Fernando Liorente akan menjadikan skuad Juventus semakin lengkap dan tajam. Carlos Tevez adalah pemain dengan akselerasi, cerdik melihat peluang, memiliki tendangan keras dan haus gol. Ia menjadi salah satu pemain kunci yang berperan besar mengantarkan Manchester City meraih gelar juara Liga Inggris untuk yang pertama kalinya. Walaupun sempat dihukum tidak diturunkan dalam beberapa pertandingan, akhirnya Mancini tak bisa lagi menahan mantan kaptennya itu untuk bermain karena kehadirannya sering mejadi penentu kemenangan Manchester City. Fernando Lioriente saat bermain di Athletic Bilbao adalah stiker yang tajam dan sangat merepotkan barisan pertahanan klub-klub liga Spanyol. Musim 2012/2013 ia berhasil mencetak 17 gol dan juga menjadi pemain penting yang mengantarkan klubnya ke partai final Europa League dan Piala Raja Spanyol.

Pemberian nomor keramat “10” peninggalan Alexander Del Piero kepada Carloz Tevez mengindikasikan kepercayaan dan harapan Juventus yang digantungkan pada kemampuan Carloz Tevez. Tevez dan Liorente diprediksikan tidak akan mendapat banyak kesulitan untuk beradaptasi dengan sepakbola Italia. Apalagi dengan adanya pemain-pemain tengah yang akurat memberikan passing dan umpan akan memanjakan para penyerang baru tersebut dalam mencetak gol. Disisi lain, kehadiran Tevez dan Liorente akan memanaskan persaingan dengan para penyerang yang sudah ada sebelumnya. Selain Conte mempunyai banyak pilihan skema serangan dengan stok striker yang ada, Vucinic, Quagliarella dan Matri tentu saja akan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya agar mendapat tempat sebagai penyerang utama. Hal ini akan berdampak positif terhadap agresivitas serangan-serangan Juventus.

Saat klub-klub lain sedang berbenah dan melakukan bongkar pasang untuk memperkuat diri, Juventus bisa dikatakan satu-satunya klub yang sudah jadi dan yang paling siap. Hal ini ditunjukkan dengan mayoritas pemain utama tim nasional Italia berasal dari Juventus yang berhasil mendapatkan juara ketiga piala konfederasi di Brasil. Dengan berbekal pemain-pemain inti tersebut ditambah kehadiran Tevez dan Liorente maka Juventus menjadi kandidat terkuat untuk meraih scudeto musim 2013/2014 sekaligus akan membukukan tripleta scudeto.

Justru yang paling menarik dinanti pada musim 2013/2014 dari Juventus adalah bagaimana kiprah mereka saat berlaga di Liga Champions Eropa. Apakah Juventus mampu mencapai final sekaligus membukukan juara? Dengan skuad yang ada dan sudah matang sekarang ini Juventus bisa saja melakukannya.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 11 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 11 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 11 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 12 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: