Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Lo Koit

SSSSTTTT ....

Inilah Pernyataan Sikap Persib dan Isu Sweeping Mobil Plat “B”

REP | 23 June 2013 | 08:00 Dibaca: 1576   Komentar: 40   2

Seperti telah diketahui bersama bahwa telah terjadi insiden pelemparan batu dan bom molotov ooeh oknum suporter Persija terhadap bus yang ditumpangi oleh pemain dan offisial Persib ketika hendak berangjat ke SUGBK.
Apalagi, dari informasi di berbagai media online yang kredibel sudah ada ribuan pendukung tim tuan rumah berkerumun di area SUGBK, walaupun polisi sudah melarang hadirnya penonton ke SUGBK!

Kini berkat lindungan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh anggota tim dan ofisial dalam keadaan aman dan selamat. Mereka yang terluka langsung ditangani oleh petugas kesehatan dan semua diistirahatkan agar pulih dari pengalaman yang traumatis ini.

Sementara itu Panpel Persija dan Pengawas Pertandingan dari Liga Indonesia masih menggelar kick off di SUGBK, walaupun PERSIB tidak hadir pada kesempatan tersebut. Tidak jelas sampai sekarang bagaimana status pertandingan PERSIB vs Persija pada putaran ke-2 ISL 2013.

Untuk itu PERSIB merasa perlu memberikan pernyataan sebagai berikut:

1. PERSIB mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh ofisial dan anggota tim

2. PERSIB menyatakan penyesalan atas penyerangan oleh kelompok liar dan meminta jajaran Polda Metro Jaya mengusut dan menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia

3. PERSIB protes keras dan mempertanyakan minimnya pengamanan yang tersedia, padahal pengalaman menunjukkan pertandingan PERSIB vs Persija selalu membutuhkan pengamanan maksimal

4. PERSIB mempertanyakan pelecehan nilai Fair Play oleh mereka yang menebarkan teror dan rasa takut dalam sepakbola Indonesia, sehingga mengesankan ingin meraih kemenangan dengan segala cara

5. PERSIB meminta agar PT Liga Indonesia menggelar ulang pertandingan PERSIB vs Persija putaran ke-2 ISL musim 2013 di kota yang netral dengan jaminan kemanan dan keselamatan bagi seluruh pihak, baik penyelenggara, tim peserta, penonton di stadion dan masyarakat sekitar tempat pertandingan

6. Meminta Bobotoh jangan melakukan sweeping terhadap mobil nomor polisi B karena mereka adalah tamu di Kota Bandung yang harus dihormati

7. Pelaku penyerangan adalah pengecut yang tidak mungkin berani datang ke Bandung. Dengan demikian, Bobotoh harus tunjukan sifat ksatria dan beradab

8. Meminta maaf kepada warga yang telah mengalami kerusakan kendaraan bermotor akibat tindakan beberapa oknum yang mengaku bobotoh tapi tidak bertanggung jawab

Demikian pernyataan dan sikap resmi PERSIB, demi kemajuan sepak bola sebagai alat perjuangan bagi kemajuan negeri tercinta Indonesia
Bandung, 22 Juni 2013

Adapun untuk isu sweeping sendiri seperti yang ramai diberitakan, bahwa para bobotoh langsung menuju pintu tol pasteur bukanlah untuk men sweeping mobil plat B tapi mereka hanya menunggu kedatangan bus Persib yang telah porak poranda.
Betul ada beberapa kendaraan yang di pukul2 tapi itupun telah dicegah juga oleh bobotoh lainnya.
dan pada jam 19.30 malam situasipun telah normal kembali setelah dipatikan bus persib tidak jadi kembali lagi ke bandung.
yang terjadi dari malam sampai pagi ini mobil2 ber plat “B” pun kembali menghiasi dan membanjiri kota bandung yang warganya sadar akan cinta damai.
KEEP BANDUNG BEAUTIFUL.

KAJEUN RUDET!!
BANDUNG NU AING!!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 8 jam lalu

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 12 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 14 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 15 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Tiga Rekor Sekaligus Mampu Ditorehkan …

Idlaw | 7 jam lalu

Demokrasi Sesungguhnya adalah “One …

Feri Setiawan | 7 jam lalu

PM Vanuatu Desak PBB Tuntaskan Dekolonisasi …

Arkilaus Baho | 8 jam lalu

Plus Minus Pilkada Langsung dan Melalui DPRD …

Ahmad Soleh | 8 jam lalu

Bantaran …

Tasch Taufan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: