Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Aguswalliet

saya orang yang menyukai kejujuran

Oh… Andik Virmansyah…

OPINI | 08 June 2013 | 16:52 Dibaca: 2024   Komentar: 85   3

Met Sore all Kompasianers,….

Sore ini penulis terinspirasi membuat tulisan karena membaca salah satu pernyataan teman dari Solo yang menonton pertandingan secara langsung di Gelora Bung Karno antara TimNas Belanda Vs TimNas Indonesia tadi malam yang hanya bisa penulis nikmati dari salah satu media Televisi Swasta Tanah Air.

Pernyataannya adalah sebagai berikut:

Dua Legenda Oranje Puji Andik Vermansyah .. : 1.Ronald de Boer, Andik merupakan pemain Indonesia yang tampil cukup lumayan dalam laga ini. “Andik mampu menendang bola ke gawang KennethVermeer dengan sangat bagus”. 2.Patrick Kluivert : Dia cepat sekali dan punya dribbling bagus. Indonesia beruntung punya pemain seperti dia.” ( Lha koq sama bangsa sendiri ga’ dipasang lawan arab saudi, lawan oranje “cadangan :( )
Kurang apalagi skill yang dimiliki oleh seorang putra asli Indonesia itu? kurang cepat bagaimana anak muda dari Surabaya ini berlari?
Apakah karena ia bermain untuk Persebaya 1927? Apakah karena ia bukan pemain ISL?
Bahkan sang Komentator di TV swasta itupun sempat meragukan stamina Andik Virmansyah!!!
Sungguh sebuah Kesimpulan yang mendahului asumsi!!!
Apakah saat Andik turun ke lapangan di penghujung babak ke-2, ia bermain buruk? apakah staminanya buruk? apakah skillnya dibawah pemain pemain bintang ISL?  Tuh..lihat komentar para pemain asing dari Belanda!!! Mereka memujinya bung…
Bahkan David Beckhampun rela memberikan kaus nya ke Andik..karena ia menanggap hanya Andik lah yang pantas menerimanya!!!
Sampai kapan mata “jajaran pelatih” terbuka dan tidak terlalu pilih kasih?
Apakah komentar komentar yang sangat objektif dari punggawa punggawa Belanda itu tidak cukup untuk memberikan Andik ruang yang lebih luas dalam bermain sepakbola demi membela negaranya?
Sudahlah, bila tetap begini secra pribadi, penulis tidak lagi berharap apapun dari sepakbola nasional kecuali hanya mengelus dada…kecewa ini sudah terlalu lama….padahal penulis hanyalah seorang penikmat bola…yang sebenarnya juga berharap suatu kebanggaan nasionalis bila melihat TimNas bertanding…
Kapankah objektifitas itu akan terjadi?  Apakah karena ada “faktor” lain saja yang menyebabkan Andik baru diturunkan di babak ke - 2?
Yang penulis saksikan tadi malam, hanya Andik yang sanggup menendang bola, berlari dan melewati pemain pemain yang telah malang melintang di persepakbola-an benua biru sana….
Sekian dan terima kasih
SALAM INDONESIA
Author:AgusWalliet

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 12 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 13 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 14 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 15 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 13 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 13 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 13 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 13 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 14 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: