Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Danny

Menulis adalah buah karya dari sebuah ide ataupun pemikiran.

Kurnia Mega Pahlawan Timnas Indonesia

REP | 07 June 2013 | 23:04 Dibaca: 2698   Komentar: 22   8

Laga persahabatan antara Indonesia vs Belanda berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tamu Belanda. Pertandingan yang juga merupakan rangkaian dari tour tim Oranje ke Indonesia dan rencananya akan ke China ini memang dinantikan penggemar sepakbola di bumi nusantara ini. Meski menelan kekalahan, tim merah putih tetap berjalan dengan kepala tegak meninggalkan lapangan Gelora Bung Karno karena permainan luar biasa yang mereka tunjukkan pada pertandingan kali ini. Sepak bola memang permainan tim, akan tetapi tentu saja pasti ada bintang lapangan dalam setiap pertandingan. Jika saya boleh memilih, maka bintang dalam pertandingan Indonesia vs Belanda ialah kiper tim nasional Indonesia Kurnia Mega.

Sepanjang pertandingan hingga babak pertama usai, pasukan asuhan Louis Van Gaal dibuat frustasi oleh rapatnya pertahanan timnas Indonesia dan juga cemerlangnya penampilan penjaga gawang Kurnia Mega di bawah mistar Indonesia. Bahkan pemain kelas dunia seperti Robie Van Persie harus puas tidak dapat menceploskan si kulit bundar ke gawang Indonesia hingga turun minum. Beruntung, Belanda melakukan pergantian pemain yaitu kapten Van Persie digantikan De Jong yang kemudian memecah kebuntuan para pemain Belanda dengan 2 golnya dan ditutup kemudian oleh aksi Arjen Robben dengan gol terakhirnya.

Lepas dari kekalahan tersebut, penulis bangga dengan penampilan anak asuhan Jacksen F Tiago yang berisi banyak pemain muda dan memiliki mental dan semangat juang yang tinggi, meski yang dihadapinya adalah tim kelas dunia Belanda yang membawa hampir semua pemain intinya. Penulis yakin, jika laskar Garuda ini terus mengasah kemampuannya dengan latih tanding nasional dan internasional, maka akan melatih mental dan jam terbang mereka untuk ke depannya. Saran penulis ialah, perbanyak latih tanding dengan tim-tim negara lain dan lebih terutama ialah melatih fisik pemain untuk pertandingan selama 2 babak yaitu 90 menit dan bukan hanya satu babak. Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa, secara kualitas pemain Indonesia tidak kalah dengan pemain luar negeri, akan tetapi berbeda dalam hal stamina. Hal ini kiranya dapat menjadi perhatian bagi Jacksen Tiago dan timnya demi melatih dan membentuk tim impian rakyat Indonesia yang akan banyak berbicara di tingkat ASEAN, Asia bahkan dunia. Bravo Sepak bola Indonesia.

7 Juni 2013

Danny Prasetyo

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keputusan KPU Tetapkan Jokowi-JK sebagai …

Yusril Ihza Mahendr... | | 23 July 2014 | 14:21

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Stop! Jadi Orangtua Egois (Mari Selamatkan …

Siska Destiana | | 23 July 2014 | 12:36

Penting Gak Penting Ikut Asuransi Kebakaran …

Find Leilla | | 23 July 2014 | 11:53

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 2 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 3 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 7 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 7 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: