Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Hengky_hamilton

Sedikit Provocative, Idealism and Crazy ... Cinta Dengan Kebenaran Yang Sejati ....

INA vs Holland: Duel Penjajah vs Terjajah Lahir Batin

OPINI | 30 May 2013 | 16:29 Dibaca: 584   Komentar: 16   0

7 Juni teater of ludruk akan menjadi saksi bisu penderitaan timnas indonesia diobrak-abrik oleh timnas kompeni belanda. Duel ini adalah duel dua anggota fifa dengan kelas yang saungat jauh karena belanda berada dikelas A melawan timnas indonesia yang tidak tahu berada dikelas apa dan dimana.

Duel ini adalah duel klasik karena secara histori memang indonesia adalah mantan jajahan meneer kompeni belanda, 350 tahun buat kompeni menanamkan ideologi sebagai negara terjajah telah mengakar kuat kedalam setiap sendi-sendi kehidupan bangsa indonesia bahkan budaya feodal, tidak punya malu dan egois telah diadopsi oleh PSSI yang membuat PSSI seperti milik segelitir orang.

Maka tidak salah jika pertempuran antara tim INA vs tim holland merupakan pertempuran antara kaum penjajah dan terjajah secara lahir dan batin meskipun meneer belanda sudah tidak lagi bercokol dibumi pertiwi.

Belanda adalah tim mapan dengan sederet pemain kelas dunia yang juga mengisi squad tim papan atas seperti MU, Munchen dan ditunjang oleh official yang hebat akan bertanding melawan tim yang terjajah lahir batin (tim INA) dan sulit dikatakan punya masa depan. Saking terjajahnya pemain seperti sebuah robot yang hanya bergerak jika sang pemrogram memerintahkan. Tim yang hanya tahu kalau apa mesti dilakukan setelah ada titah sang sultan.
Jadi sangat sayang kalau dilewatkan duel Tim INA VS Tim Hollad sebab tim yang tidak mengenal arti profesional akan berhadapan dengan tim yang benar-benar mengerti arti profesional dengan sebenar-benarnya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Getar Aura Mistis di Sudut Pantai Baron …

Teguh Hariawan | | 21 September 2014 | 07:00

Biang Macet Kota Bogor …

Cucum Suminar | | 21 September 2014 | 07:16

Kompasiana - Yamaha Nangkring Heboh …

Rahmat Hadi | | 20 September 2014 | 21:49

Bingung Mau Buka Usaha Apa? Ini Caranya …

Yos Asmat Saputra | | 21 September 2014 | 06:39

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 9 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 12 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 20 September 2014 16:34

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 20 September 2014 13:00


HIGHLIGHT

Neraka Itu Bukan untuk Cinta …

Munajat | 7 jam lalu

Pengembangan UMKM di Era Transformasi …

Saikhunal Azhar | 8 jam lalu

Serangan Udara terhadap Gedung KPK …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Memperingati “International Day of …

Sunu Purnama | 8 jam lalu

Tamu Tak Diundang …

Akhmad Fauzi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: