Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Idlaw

Salam Sada Roha, Bukan Cuma Sekedar Klub tapi Garuda Tetap di dadaku.

Belanda Disuap Nine Sport

REP | 23 May 2013 | 15:51 Dibaca: 1076   Komentar: 15   0

Sesuai jadwal, Timnas senior sepakbola Indonesia akan menghadapi Timnas senior Belanda di GBK 7 Juni mendatang. Ada yang menarik dari kedatangan Timnas Belanda ini. Selain ini merupakan kali pertama Timnas Indonesia menghadapi Timnas Belanda, ternyata Timnas Belanda juga bersedia memboyong semua pemain bintangnya ke Indonesia. Banyak spekulasi tentang rencana Timnas Belanda yang akan memboyong semua pemain bintangnya ini. Banyak yang beranggapan, bahwa ini merupakan bentuk keseriusan Timnas Belanda dalam menghadapi Indonesia, seolah-olah Timnas Indonesia merupakan salah satu tim kuat dunia yang perlu mendapat perhatian lebih dari tim yang akan menjadi lawannya kalau tidak ingin menderita kekalahan.

Jujur ane sangat meragukan pendapat ini. Timnas Indonesia yang kita tahu saat ini berada di peringkat 170 dunia, berbeda sangat jauh dibanding Belanda yang kini duduk nyaman diperingkat 10 besar dunia. Jadi apa motivasi Belanda yang sebenarnya memboyong semua pemain bintangnya ke Indonesia. Setelah melalui pencarian yang cukup lama, akhirnya ketemu juga apa motivasi Timnas Belanda yang sebenarnya.

Kedatangan Timnas Belanda yang merupakan kerjasama antara Pssi dan Nine Sport adalah jawabannya. Pihak Nine Sport yang dari awal menjanjikan akan menghadirkan pemain-pemain bintang Belanda ternyata bukan isapan jempol semata, terbukti pemain-pemain semacam RVP, Robben, Van der Part dan De Guzman ikut dalam rombongan Timnas Belanda ke Indonesia. Jadi, kehadiran pemain-pemain bintang Belanda ke Indonesia tidak lain karena UANG, bukan karena menganggap Indonesia salah satu tim kuat sehingga perlu persiapan yang cukup matang. Dan apapun hasil dari pertandingan ini nantinya baik kalah, imbang ataupun menang untuk Timnas Indonesia adalah permainan uang, karena Timnas Belanda didatangkan dengan uang. Apakah ini merupakan praktek mafia, silahkan tanyakan pakar mafia Indonesia De’ Ezra.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 7 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 10 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 21 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 22 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: