Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Frans Az

Masih terus belajar menulis...Forza Milan. twitter:@frans_az

Tolak Lepas Jacksen Tiago ke Timnas, Apakah Persipura Tidak Nasionalis?

OPINI | 10 May 2013 | 13:30 Dibaca: 1672   Komentar: 11   0

” Kami sangat mengerti penunjukan kedua orang ini adalah untuk kepentingan nasional, namun untuk kali ini kepentingan Daerah tidak kalah penting karena ini tidak hanya menyangkut nama Kota Jayapura tetapi juga menyangkut Papua.” okezone.com, Rabu (8/5/2013).

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano menolak melepas Jacksen F Tiago untuk kepentingan timnas Indonesia, ketum juga menolak melepas Rudi Maswi yang juga diminta BTN untuk menjadi manager timnas. Alasan utama penolakan tersebut, karena Persipura sedang membutuhkan tenaga di kompetisi ISL

Sampai kompetisi tengah musim 2013 ini, Persipura tercatat sebagai pemuncak klasemen ISL dengan 41 point. Terakhir kali tim asal Papua ini merebut juara ISL pada musim 2010/11 lalu, tentu dengan posisi pemuncak klasemen dan dengan komposisi pemain yang mumpuni, sangat besar peluang Persipura untuk merebut juara ISL

Berangkat dari ingin mempertahankan posisi di klasemen yang tentunya bermuara pada juara ISL inilah, pangkal mula penolakan petinggi Persipura berat untuk melepas pelatih mereka, Jacksen F Tiago, karena bila ada pergantian pelatih ditengah musim, tentunya akan berpengaruh pada tim itu sendiri. Mungkin karena itulah petinggi Persipura tidak mau berjudi

Walaupun secara pribadi Jacksen F Tiago tentu tidak akan menolak posisi pelatih timnas yang ditunjuk BTN pada April 2013 lalu, namun karena dirinya masih terikat kontrak dengan Persipura, tentunya keputusan sepenuhnya ada di managemen Persipura, dan ternyata seperti yang dilansir okezone.com, Persipura menolak melepas Jacksen F Tiago.

Penolakan ini tentunya akan menuai pertanyaan yang dialamatkan ke Persipura,  mungkin saja para petinggi Persipura dianggap lebih mementingkan klub dari pada kepentingan nasional alias tidak nasionalis?

Tetapi jangan buru-buru vonis kata “tidak nasionalis” tersebut dikeluarkan, karena sepertinya para petinggi Persipura telah menawarkan solusi terbaik agar semua kepentingan terpenuhi, mengizinkan menjadi pelatih timnas, namun tetap mengawal Persipura, artinya disamping menjadi pelatih timnas, Jacksen F Tiago tetap menjadi pelatih Persipura. Namun PSSI sepertinya menolak usulan dari pihak Persipura, BTN yang membawahi timnas ingin sepenuhnya Jacksen F Tiago melatih timnas. Karena tidak akan jalan tengah alias tidak ada kesepakatan, akhirnya lewat Ketua Umunya, Persipura menolak melepas Jacksen F Tiago

” Saya pribadi selaku ketua umum, sudah siap bila nanti PSSI memberikan sanksi bagi Persipura, karena menolak penunjukan Jacksen ke Timnas,” papar Mano, (okezone.com,Jumat,10/5/2013).

Ada baiknya managemen Persipura dan PSSI bertemu kembali untuk mencari solusi lain yang tentunya sama-sama menguntungkan kedua belah pihak, bisa saja sebelum kompetisi ISL berakhir Jacksen F Tiago merangkap jabatan, apalagi jadwal pertandingan resmi semisal Pra Piala Asia setelah berakhirnya kompetisi ISL. Setelah itu, barulah Jacksen F Tiago secara full menangani Timnas Indonesia.

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 3 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 13 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 13 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Mati Karena Oplosan dan Bola …

Didi Eko Ristanto | 7 jam lalu

Ketika Lonceng Kematian Ponsel Nokia …

Irawan | 7 jam lalu

Catatan Terbuka Buat Mendiknas Baru …

Irwan Thahir Mangga... | 7 jam lalu

Diary vs Dinding Maya - Serupa tapi Tak Sama …

Dita Widodo | 7 jam lalu

Nama Kementerian Kabinet Jokowi yang Rancu …

Francius Matu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: