Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Tempebacem

hidup untuk memberi. bukan menerima.

DU LPI : Persenga vs Persis Rusuh

REP | 07 May 2013 | 19:12 Dibaca: 1064   Komentar: 28   0

Metrotvnews.com, Nganjuk: Pertandingan antara Persenga Nganjuk melawan Persis Solo di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Ricuh, Ahad (5/5). Kericuhan dalam laga divisi utama Indonesia Premier League (LPIS) itu dipicu pemain Persis yang memprotes wasit karena memberi tendangan pinalti pada Persenga.

Kericuhan yang terjadi pada menit ke-60 tersebut bermula ketika pemain Persis Solo melakukan handball. Tidak terima karena kesebelasan lawan mendapat hadiah tendangan pinalti, pemain Perisis Solo pun mengejar wasit Rahmat Heri dan menendangnya.

Situasi semakin tidak terkendali ketika suporter Persis Solo memprovokasi timnya dengan masuk ke lapangan. Kericuhan baru mereda, setelah polisi menghalau suporter agar keluar lapangan.

Polisi juga menangkap seorang suporter Persis Solo yang diduga sebagai provokator. Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk tim tuan rumah Persenga Nganjuk.

Sumber : http://www.metrotvnews.com/mobile-site/read/newsvideo/2013/05/06/176761/Pertandingan-Persenga-Lawan-Persis-Diwarnai-Kericuhan

=========================

Saya yakin metro pasti salah berita nih. Bagaimana mungkin di liga IPL yang dikenal bersih, santun, anti kekerasan, jujur, profesional, ramah lingkungan, tidak sombong dan rajin menabung di pertandingannya terjadi kerusuhan?

IPL kan liga paling bersih di dunia akhirat. Pemainnya juga pemain paling santun se-dunia bahkan dunia dalam berita. Wasit pun wasit terbersih di seluruh jagat dan luar angkasa. Masa iya wasit disogok sama tuan rumah, sampai-sampai bisa kasih penalti tuan rumah, dan diberi tendangan sama tim tamu?

Aya-aya wae nih metro.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 9 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 9 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 10 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 8 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 8 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 9 jam lalu

Rinni Wulandari Lebih Melesat… …

Raynadi Salam | 9 jam lalu

Kecardasan Tradisional …

Ihya Ulumuddin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: