Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Ibnu Sina Meliala

Passionate football fan. Part of Indonesian football reformation. The #10. Football writer at bolatotal.com and selengkapnya

5 Alasan Manchester United Juara Liga Inggris

OPINI | 28 April 2013 | 05:49 Dibaca: 361   Komentar: 0   0

Ditulis oleh: Ibnu Sina Meliala, penulis sepak bola di @bolatotal dan @bolarena. Bolarena adalah sebuah portal untuk mengajak rakyat Indonesia agar lebih mengerti sepak bola.


Nanti malam, seraya bertepuk tangan sebagai Guard of Honor menyambut masuknya pemain - pemain Manchester United ke lapangan, ada baiknya pemain - pemain Arsenal merenungi keberhasilan Manchester United meraih gelar ke-20 kegagalan (lagi-lagi) Arsenal untuk mendapatkan trofi di musim ini.

Kemenangan 3 gol tanpa balas Manchester United atas Aston Villa Senin lalu, memastikan United meraih gelar Liga Inggris ke 20-nya. Robin Van Persie seakan ingin berbagi kebahagiaan menjadi juara Liga Inggris bersama mantan rekan-rekan dan manajernya di Arsenal, ia mencetak hattrick di pertandingan yang menentukan gelar juara tersebut.

Menjadi juara dengan menyisakan 4 pertandingan sisa adalah suatu pencapaian yang sangat gemilang di Liga Inggris, yang dikatakan sangat kompetitif; tak seperti musim lalu, yang gelar juaranya ditentukan hanya dari selisih gol belaka.

Dari sekian banyak poin yang bisa menjawab kejanggalan tersebut, saya memilih 5 alasan paling penting atas keberhasilan Manchester United menjadi kampiun di bulan ini.

1. The #20

United memang lebih dari sekedar one man team, seperti yang dituduhkan kepada mereka selama ini, namun tak bisa dipungkiri Robin Van Persie menduduki tempat pertama di faktor penentu kesuksesan United merebut kembali gelar BPL. Torehan 24 gol di Liga Inggris menjadikan dirinya top scorer sementara, mengungguli “gigitan” Luiz Suarez.

Didatangkan dari Arsenal pada awal musim ini, RvP langsung nyetel dengan United. Bukan hanya menjadi raja gol bagi United, Van Persie juga turut andil dalam permainan United. Assistsnya dan kerajinannya membantu pertahanan United juga berperan penting untuk gelar ke-20 United ini.

2. Depth Squad

Kedalaman pasukan United juga berperan penting dalam title race kali ini. Rotasi yang kerap dilakukan Sir Alex Ferguson membuat pasukan United lebih bugar menjalani pertandingan. Bayangkan saja, Ferdinand atau bahkan RvP yang kerap cidera, musim ini tidak pernah mengalami cedera yang serius.

Namun demikian, rotasi yang kerap dilakukan SAF membuat United mengalami penurunanan dalam hal performa. Sudah menjadi rahasia umum, penampilan United musim ini tidak terlalu impresif.

3. Michael Carrick

Selain RvP, pemain yang memiliki pengaruh besar dalam perebutan gelar kali ini adalah Michael Carrick. Kehadiran Carrick di lini tengah United membuat keseimbangan permainan United terjaga. Walau hanya mencetak satu gol di BPL, Carrick memiliki rata-rata pass accuracy 88% di musim ini. Konsistensi Carrick yang siap berduet dengan siapapun di lapangan tengah adalah kunci kembalinya trophy BPL ke Old Trafford.

4. Tertahannya The Noisy Neighbours

Banyaknya hasil imbang yang didapat si “Tetangga Berisik” musim ini juga menjadi alasan United bisa menjadi juara lebih cepat. Menderita 8 kali hasil imbang, membuat the citizen sulit mengejar United yang sejak lebih dari 5 bulan lalu berada di posisi puncak Liga Inggris.

5. Lesson’s learned

Kegagalan United merebut gelar BPL musim lalu menjadi motivasi untuk seluruh pemain United. Drama di akhir BPL tentunya tak ingin dialami lagi oleh Vidic, dkk. di musim ini. Selalu fokusnya United di setiap pertandingan, memperlihatkan keinginan mereka tancap gas dan meninggalkan jauh rival sekotanya, Manchester City.

Itulah 5 alasan terpenting mengapa United bisa menjuarai Liga Inggris dengan cepat walau dengan permainan yang kurang impresif di musim ini. Bagaimana pendapat kamu? Apakah ada poin-poin penting yang seharusnya duduk di 5 besar ini?


Ditulis oleh: Ibnu Sina Meliala, penulis sepak bola di @bolatotal dan @bolarena. Bolarena adalah sebuah portal untuk mengajak rakyat Indonesia agar lebih mengerti sepak bola.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 7 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 8 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: