Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Futsal Cara Barca

Untuk artikel terupdate kunjungi di blog http://www.futsalcarabarca.blogspot.com

Die Rotten Lesson: Next Time, Lebih Cepat Barca. Dan Tips Futsal Untuk Meningkatkan Tempo Permainan Anda.

REP | 24 April 2013 | 07:03 Dibaca: 399   Komentar: 2   0

Terlepas dari gol offside Mario Gomez, dan body charge Mueller yang membuahkan gol Arjen Robben, sebagai penggemar Barca, saya harus bilang kekalahan El Barca 4-0 dari Bayern Muenchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2012/13 adalah kekalahan yang pantas didapatkan.

Dulu Pep Guardiola biasa mengatakan, jika Barca harus kalah, sebaiknya itu dikarenakan lawan yang lebih baik, dan bukan dikarenakan permainan Barca yang lebih buruk. Sayangnya, tanpa bermaksud meremehkan Muenchen yang menampilkan permainan terbaiknya, untuk pertandingan ini saya lebih melihat alasan yang kedua. Permainan yang lebih buruk.

Awalnya, menyaksikan 10 menit pertama pertandingan, saya terkagum-kagum sendiri melihat tiki taka cepat seperti era Pep. Temponya cepat, first time passingnya banyak. Hal yang jarang saya lihat dari Barca ala Tito ini. Dikarenakan Tito memiliki pendekatan efektivitas, dan bukannya estetika sebagaimana yang dilakukan Pep, maka permainan tiki taka ala Tito temponya sedang cenderung lambat. Dan terkadang membosankan. Tidak membuat mulut ternganga, dan tidak tergolong nekat. Aman-aman saja. Mirip Barca musim 2006/2007 pasca kejayaan mereka di Liga Champion.

Namun itu tidak membuat saya kehilangan respek terhadap Tito Vilanova, karena kemampuannya membaca permainan dan membuat substitusi krusial yang lebih baik daripada Pep. Intinya, saya tetap senang Tito melatih, namun saya berharap di leg kedua nanti Barca bisa bermain lebih cepat.

Jangan terlalu terpukul dengan kekalahan Barca, tetangga sesama Spanyol, Deportivo La Coruna pernah lolos 4-0 mengalahkan AC Milan, meski tertinggal 1-4 di leg pertama pada Liga Champions musim 2003/2004. Tim yang juga bermain dalam level tinggi pada masa itu, seperti Muenchen saat ini. Asalkan tempo permainan tiki taka dijalankan lebih cepat dari pertandingan kemarin malam.

Ngomongin soal tempo permainan yang lebih cepat, Futsal Cara Barca punya artikel rekomendasi untuk futsalista sekalian.

  1. Thinking on Your Feet (Berpikir dengan Kakimu)
  2. Resep Rahasia Playmaker Ala Xavi Hernandez
  3. Rahasia Kecil Yang Mendongkrak Akselerasi Anda Hingga 200%
  4. Enam Tips Sikap Tubuh Saat Dribbling
  5. Rat Syndrome: Belajar Futsal dari Dua Ekor Tikus

Semoga bisa membantu futsalista sekalian bermain dalam tempo lebih cepat.

Masih ada harapan, tetap visca Barca! [Image Credit: uk.eurosport.yahoo.com]

Dari penulis e-book Skill Messi.


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 10 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 10 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 11 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

(H-8) Jelang Piala Asia U-19 : Skuad …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Saat Impian Negara Menjadi Aksi Keluarga …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 8 jam lalu

Misteri Coban Lawe di Lereng Gunung Wilis …

Nanang Diyanto | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: