Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Miqdad Husein

Sangat menyukai joke-joke segar

Mengharap Madrid Vs Munchen di Final

OPINI | 21 April 2013 | 19:04 Dibaca: 312   Komentar: 1   0

Jauh sebelum semi final, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque menyebut Real Madrid, Barca dan Munchen sebagai tim terkuat yang memiliki kans besar menjuarai piala Champion. Ketiganya ditambah Dortmund ternyata memang menjadi semi finalis dan selangkah lagi menjajaki final.

Lalu siapa yang layak berada di final? Saya pikir empat tim itu memiliki peluang relatif sama. Semua tim berpeluang berada di final dengan komposisi bisa all Spanyol, all Jerman atau Spanyol versus Jerman. Sulit memprediksi siapa yang kemungkinan berada di final nanti.

Bagi yang ingin ada sedikit kesegaran tentu berharap tim dari negara yang sama tidak bertemu. Jelas agak kurang menarik. Menjadi lebih mirif kompetisi di masing-masing liga. Terasa lebih berpeluang terjadi banyak varian dan kesegaran jika yang tampil di final dari dua negara berbeda.

Siapa? Saya jujur berharap Real Madrid ketemu Munchen. Bukan keperpihakan pada  dua tim ini. Harapan saya lebih merupakan selera saja karena terasa lebih dasyat aouranya. Dua tim ini memiliki tradisi juara dan nama besar. Barca memang juga mencorong. Namun jika berharap yang di final tim berbeda negara, Barca  akan bertemu dengan Dortmund. Gregetnya kayaknya lebih menarik Madrid ketemu Munchen.

Jika Barca ketemu Dotmund di semi final, saya jelas lebih berharap Barca ketemu Munchen di final. Jelas lebih menarik ketimbang menyaksikan Madrid ketemu Dortmund.

Ini sekedar sebuah ungkapan hati. Selera dalam menikmati sepak bola. Bukan analisis teknis. Karena itu, sangat mungkin bisa berbeda. Namanya juga selera ya. Hehehe.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-Keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 6 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Agung Laksono Lanjutkan Warisan Kedokteran …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Mengenal Bunga Nasional Berbagai Negara di …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cemburu Bukan Represent Cinta …

Diana Wardani | 9 jam lalu

“Account Suspended @Kompasiana Diburu …

Tarjo Binangun | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: