Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Hendri Yanto

baik hati dan tidak sombong

Lampung Fc Tekuk Persitara

REP | 14 April 2013 | 18:58 Dibaca: 948   Komentar: 10   0

Setelah lama berkutat divisi 2 dan 1 klub yg dulunya bernama PSBL Lampung memainkan laga kandang pertamanya di kompetisi divisi utama PT. LPIS menghadapi klub Persitara jakarta utara.

Bermain di stadion pahoman bandar lampung dan di hadiri oleh ribuan suporter lampung fc bermain agresif tetapi malah tertinggal lebih dulu di menit2 awal babak pertama berkat serangan balik pemain persitara, tak ingin dipermalukan di kandangnya sendiri lampung fc meningkatkan serangannya alhasil dimenit 30″ anton irawan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Berkat gol itu pemain lampung fc semakin giat menyerang, dan b3rhasil membuat unggul 2-1 berkat sepakan nova hermawan yg gagal diantisipasi kiper persitara di menit 45″ babak pertama.

Di babak kedua persitara yg tertinggal lebih meningkatkan serangannya dan lampung fc hanya bisa bertahan dengan seskali melakukan serangan balik.

Di penghujung babak kedua persitara semapat menceploskan bola kegawang lampung fc tetapi di anulir krena t3rlebih dulu terperangkap off side.

Kkejadian yg terjadi di menit terakhir itu memicu protes dr kubu persitara krn bersamaan dg itu wasit juga meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Official persitara bahkan membanting meja pengawas pengawas pertandingan, tak ayal tindakan provokatif itu di balas oleh lemparan botol air minum ke bench pemain persitara bahkan penulis melihat ada yg mendarat tepat di kepala pemain persitara.

Akhirnya kericuhan tersebut reda dengan sendirinya.

Semoga pada pertandingan selanjutnya lampung fc bisa terus memetik kemenangan.

#SALAM PAGAS

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 7 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 11 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 10 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 11 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: