Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Semoga KLB Hari Ini Mengakhiri Konflik!

OPINI | 17 March 2013 | 07:47 Dibaca: 460   Komentar: 0   0

1363481012411658474

Setelah berkutat dalam pusaran konflik selama lebih dari 1 tahun ini, maka  hari ini tanggal 17 Maret 2013 akan digelar sebuah kegiatan yang diharapkan dapat menyelesaikan semua konflik yang telah terjadi tersebut. Ya, Hari ini di Hotel Borobudur Jakarta akan dilaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan membahas beberapa agenda yaitu pengembalian empat anggota Eksekutif Komite yang dipecat, revisi statuta, penyatuan liga sepak bola profesional, dan peserta KLB adalah peserta Kongres Solo.

Banyak asa dan harapan yang digantungkan terhadap  pelaksanaan KLB hari ini. Semua pihak baik yang terlibat langsung atau tidak dalam persepakbolaan Indonesia, berharap KLB hari ini menghasilkan keputusan yang benar-benar bisa menyelesaikan konflik yang terjadi selama ini di persepakbolaan Indonesia.

Widodo Cahyono Putro, mantan striker andalan timnas di era 90-an sangat berharap pelaksanaan KLB ini benar-benar lepas dari unsur-unsur  kepentingan kelompok tertentu dan harus mengakomodir semua kepentingan sehingga menghasilkan keputusan yang bisa diterima oleh semua pihak. Jadi dengan adanya KLB ini, menurut Widodo lagi tidak ada pihak yang merasa dirugikan. (http://bola.kompas.com/read/2013/03/16/18144378/Semoga.KLB.Akhiri.Konflik.)

Sementara itu dari pihak suporter sendiri juga berharap hal yang sama. Agus salah seorang suporter dari Deltras Sidoarjo, Deltamania menyatakan bahwa keinginan para suporter hanya satu yaitu agar semua pihak  bersatu dan hilangkan ego serta kepentingan politik dalam sepakbola.

Sementara itu, Ketua Viking Heru Joko berharap tidak ada kisruh dalam pelaksanaan KLB nanti. Dia juga berharap adanya pembenahan dalam kompetisi karena selama ini masih terdapat penyimpangan-penyimpangan. (http://bola.kompas.com/read/2013/03/16/19022369/Suara.Suporter.untuk.PSSI.dan.KPSI.)

Dari usur pelatih, Jaksen F Tiago yang juga sudah malang melintang di persepakbolaan Indonesia juga mengungkapkan keinginan, harapan serta perubahan  yang terjadin pasca pelaksanaan KLB ini. Jaksen menyatakan perubahan yang paling penting adalah pembinaan di segala sektor, pembinaan usia dini, penanganan klub-klub indonesia yang masih banyak menunggak atau tidak mampu menggaji pemain, perbaikan infrastuktur stadion, lapangan dan banyak hal lainnya. (http://bola.kompas.com/read/2013/03/16/22025794/Jacksen.Semoga.Ada.Perubahan.Pasca-KLB.)

Terakhir, mari kita berpositive thinking, singkirkan ego, iri dan  dengki kita selama ini dan sama-sama berharap dan berdoa  semoga pelaksanaan KLB hari ini bisa berjalan lancar tanpa ada kisruh, serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat demi terciptanya suasana persepakbolaan Indonesia yang kondusif. Aminnnn.

Bravo Sepakbola Indonesia !

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: