Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Zen Muttaqin

AKU BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA. HANYA INSAN YANG TERAMANAHKAN, YANG INGIN MENGHIDUPKAN MATINYA KEHIDUPAN selengkapnya

TimNas U19, Bersama Freeport Upayakan Pertahankan Tropy

REP | 14 February 2013 | 18:37 Dibaca: 757   Komentar: 0   0

1360841491377048002

www.tribunnews.com

Adaptasi Suhu Dingin, Timnas U-19 Berlatih di Tembagapura

Timnas U-19 Bidik Juara di HKFA Cup di Hongkong

.

.

Santai sajalah, buat apa susah susah memikirkan persepakbolaan yang hingar bingar Kelihatannya, namun sebenarnya tidak ada apa apanya, wong semua berjalan baik kok tidak ada satupun yang menghalangi secara signifikan.

Semua masih dalam kendali Seperti yang dikatakan KomDis PSSI Bernhard Limbong, bahwa PSSI masih mampu dan mengendalikan TimNas.

Setelah kejadian yang menghebohkan tentang pembentukan TimNas melalui BTN yang dibentuk oleh pihak2 diluar Organisasi, dengan menggunakan mekanisme yang tak mengikuti system dan prosedur Organisasi manajemen yang sudah ada sesuai statute.

Tentu issue yang demikian tersebut, harus secepatnya diluruskan, namun tidak boleh mengganggu gerak langkah Organisasi manajemen yang memiliki begitu banyak kegiatan dan agenda, untuk menjalankan seluruh program Organisasi.

Termasuk mempersiapkan TimNas Senior dan juga TimNas U19 yang tak kalah pentingnya dalam membawa harga diri dan kehormatan Bangsa,

Seperti yang sudah di ketahui banyak pihak, bahwa TimNas U19 kini telah dan sedang menjalankan salah satu Program Pelatnas yang dipimpin oleh seorang Pimpinan teras Freport, dengan ditukangi oleh Pelatih Indra syafri.

TimNas U19 menjalani seleksi sekaligus membentuk TimNas yang akan dibawa dalam Turnamen di Hongkong dengan misi mempertahankan Trophy yang diraih tahun kemarin.

PSSI menunjuk Johnatan Rumainun sebagai Manajer Tim Nasional U-19 (usia di bawah 19 tahun). Johnatan merupakan merupakan Vice President Industrial Relations PT Freeport Indonesia yang juga Ketua Pengcab PSSI Kabupaten Mimika.

Koordinator Timnas Bob Hippy mengatakan penunjukan John sebagai manajer telah mendapat persetujuan dari semua anggota Komite Eksekutif termasuk Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Saat ini, Timnas U-19 sedang menjalani Pelatnas di Timika sejak 7 hingga 14 Februari mendatang.

Ada 25 pemain yang menjalani seleksi. Namun hanya 18 pemain yang nantinya dibawa ke Hongkong, termasuk sembilan pemain yang tahun lalu memperkuat Indonesia ketika meraih gelar HKFA 2013. (Irvan Sihombing)

Kini Timnas Indonesia U-19, konsentrasi penuh menghadapi ajang piala Hong Kong Football Association (HKFA Cup) 2013 di Hongkong 17-21 Februari 2013.

Demi mempertahankan gelar yang merupakan kebangaan kita dikawasan asia, maka persiapan PSSI Tak tanggung-tanggung, dengan tim yang kini ditempa di Timika, Papua di ketinggian 2000 meter, tentu upaya serius mempersiapkan diri.

13608435461695638660

Antara/Septianda Perdana/vg

Hal ini diungkapkan Pelatih Timnas U-19, Indra Syafri saat dihubungi Senin (11/2). Indra semakin optimistis karena Timnas U-19 sudah berpengalaman saat tahun lalu muncul sebagai juara bertahan HKFA Cup.

“Tahun ini kami harus bisa kembali merebut gelar juara. Karena tahun lalu kita mampu jadi juara setelah mengalahkan Singapura, Macau, dan Hongkong. Gelar juara bertahan adalah modal yang baik untuk kita memulai turnamen tahun ini,” demikian tekad pelatih Indra.

Rencananya, Timnas U-19 akan berangkat menuju Hongkong pada 16 Februari. Namun sebelum bertolak ke negeri daerah bekas koloni Inggris itu, Timnas U-19 akan melakukan laga uji coba terlebih dulu.

“Kami akan berangkat 16 Februari. Tapi sebelumnya akan melakukan pertandingan uji coba terlebih dahulu melawan Persemi Mimika,” tambah Syafri.

Tak kurang juga partisipasi pihak Swasta yang diwakili oleh Freeport dengan seluruh Fasilitas yang ada diberikan dengan segala kebutuhan TimNas, oleh karena itulah Manajer TimNas U19 di berikan kepercayaan kepada Johnatan Rumainun, sebagai wujud penghargaan PSSI kepada Freeport.

Dengan kerjasama PSSI dan Freeport ini diharapkan merupakan awal dari kerjasama jangka panjang yang bis amembantu dengan pola hubungan Private to Private, dengan memperoleh manfaat bersama.

Tak tertutup kemungknan Freeport membantu PSSI dalam menjalankan Program2nya tentu dalam kerangka symbiose mutualisme, saling menguntungkan. Baik pebinaan Usia dini dan juga partisipasi sebagai sponsorship kegiatan2 PSSI.

.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

.

Jakarta, 14 Pebruari 2013

.

Zen Muttaqin

.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Batik 3005 Meter Karya Masyarakat Yogyakarta …

Hendra Wardhana | | 02 October 2014 | 12:27

Antara Yangon, Iraq, ISIS dan si Doel …

Rahmat Hadi | | 02 October 2014 | 14:09

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 4 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 5 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 10 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 10 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kios Borobudur Terbakar, Pencuri Ambil …

Maulana Ahmad Nuren... | 7 jam lalu

Kemacetan di Kota Batam …

Cucum Suminar | 7 jam lalu

“Amarah Nar Membumihanguskan …

Usman Kusmana | 7 jam lalu

Pembunuh (4) …

S-widjaja | 7 jam lalu

Penghujat SBY, Ayo Tanggung Jawab…!! …

Sowi Muhammad | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: