Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Achmad Suwefi

You will never walk alone

PSSI umumkan 33 pemain Timnas dan Rencana Penegakan Aturan di Internal PSSI

REP | 13 February 2013 | 20:53 Dibaca: 1364   Komentar: 0   0

Salam Sepakbola Nasional,

(sumber : PSSI.or.id)


PSSI umumkan 33 pemain Timnas, baik dari IPL, ISL maupun mereka yang bermain di luar negeri seperti Stevano Lilypaly dan Raphael Maitimo.

“Kami mempertahankan 17 pemain kemarin saat melawan Irak. Lainnya kami memanggil pemain ISL, juga pemain naturalisasi Stevano Lilipaly,” ujar Sekretaris Timnas Indonesia Hengky Woistiri di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

“Pemanggilan pemain sudah dilakukan hari ini. Tapi nanti kumpulnya 10 Maret. Tempat TC belum ditentukan antara Yogyakarta atau Surabaya. Kami berharap pemanggilan kali ini Menpora mau membantu,” sambungnya.

Pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi akan digelar pada 22 Maret. Walaupun AFC telah mencantumkan Jakarta sebagai tempat pertandingan, PSSI kabarnya sedang mencoba mengubah lokasi ke Surabaya atau Yogyakarta.

Berikut daftar nama pemain timnas untuk menghadapi Arab Saudi:

1. Endra Prasetya
2. Wahyu Wijiastanto
3. Handi Ramdhan
4. Nopendi
5. Novan Setya Sasongko
6. Andik Vermansah
7. M. Taufiq
8. Vendri Mofu
9. Oktovianus Maniani
10. Irfan Bachdim
11. Stevie Bonsapia
12. Raphael Maitimo
13. Rasyid Bakrie
14. Saiful Indra Cahyo
15. Mario Alberto
16. Wahyu Tri Nugroho
17. Deni marcel
18. I Made Wirawan
19. Victor Igbonefo
20. M. Robby
21. Zulkifli Syukur
22. Greg Nwokolo
23. Christian Warobai
24. Erol Iba
25. Titus Bonai

26. Stevano Lilipaly
27. Ahmad Bustomi
28. Ahmad Sembiring Usman
29. Cristian Gonzales
30. Bambang Pamungkas
31. Toni Sucipto
32. M. Ridwan
33. Patrich Wanggai

PSSI HUKUM STAFF YG LANGGAR ATURAN ORGANISASI

Sedangkan selain mengumumkan daftar pemain Timnas yang akan menghadapi Arab Saudi dilanjutan PPA 2015, 21 Maret 2013. PSSI juga menugaskan Komite Disiplin dan komisi etik untuk menghukum staff PSSI yang terindikasi melanggar aturan Organisasi.

Pengurus PSSI mengetahui tindakan beberapa staff yang membentuk badan sendiri bernama BADAN TIM NASIONAL (BTN).  Mereka mengetahui bhw pembentukan BTN ini tidak disetujui dalam rapat Exco, tetapi mereka tetap melanjutkan niat tsb. Kami mendapatkan bukti bahwa badan tersebut telah tersusun personalianya.

Ditegaskan bahwa BTN BUKAN badan yang resmi dibentuk oleh PSSI atas persetujuan EXCO. Dan tindakan membentuk BTN adalah pelanggaran disiplin organisasi, pelanggaran etika berorganisasi, dan pelanggaran statuta karena pembentukan badan semacam ini harus melalui persetujuan Exco.

Kami juga mendapati fakta bhw apa yang menamakan dirinya BTN telah menerbitkan surat pemanggilan pemain untuk bergabung ke Timnas.  Kami ingatkan kepada para pemain, para official timnas, bahwa panggilan bergabung dengan timnas ini TIDAK PERLU dijawab apalagi diikuti.  karena pemanggilan ini BUKAN oleh  PSSI.   Terima kasih kepada para pemain seperti Rafael Maitimo dan para official karena sudah mengabaikan panggilan yang tidak sah tersebut.

Federasi sekarang telah menugaskan Komite Disiplin dan Komite Etik untuk bersidang dan menentukan hukuman yang tepat bagi para staff yg melakukan pelanggaran ini.  Hukuman akan diumumkan dalam waktu dekat.

PSSI berharap masyarakat mengetahui pelanggaran dan proses penghukuman yang sedang disidangkan saat ini.  PSSI tetap melanjutkan langkah2 untuk meningkatkan performance timnas.  PSSI juga terus membangun organisasi yang kuat, terbuka, tranparan dan menerapkan aturan dengan tegas. Tujuan PSSI adalah membangun sepakbola yang bersh dari kepentinga pribadi dan kepentingan politik.

Semoga saja TC Timnas Indonesia dapat berjalan dengan baik dengan hadirnya semua pemain yang dipanggil oleh PSSI, dan yang terpenting PSSI juga harus meng-clearkan segala gonjang ganjing berkaitan dengan wacana Luis Blanco sebagai pelatih timnas.

Untuk rencana PSSI menghukum staff yang melanggar aturan, silahkan dilakukan selama staff PSSI tersebut terbukti melanggar aturan organisasi PSSI, sehingga rencana PSSI untuk membangun sepakbola Indonesian yang bersih dan bermartabat dapat segera terwujud, semoga!

Salam Sepakbola Nasional,

Wefi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | | 29 November 2014 | 11:18

Jokowi Tegas Soal Ilegal Fishing, …

Sahroha Lumbanraja | | 29 November 2014 | 12:10

Menjadikan Produk Litbang Tuan Rumah di …

Ben Baharuddin Nur | | 29 November 2014 | 13:02

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak? …

Wahyu Indra Sukma | | 29 November 2014 | 05:44

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Jangan Tekan Ahok Lagi …

Mike Reyssent | 6 jam lalu

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 7 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 10 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pulau Penyengat, Pulaunya Masjid Raya Sultan …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu

Gerdema: Saatnya Desa Mandiri, Saatnya Desa …

Amelya I. Fatma R. | 8 jam lalu

Selingkuh …

Mamang Haerudin | 8 jam lalu

Miskonsepsi: Fasilitator Pendidikan vs Orang …

Zuhda Mila Fitriana | 8 jam lalu

Analisis Dua Cerita Ulang Imajinatif: Asal …

Astari Kelana Hanin... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: