Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Bato Kapua

Melakukan sesuatu jauh lebih baik daripada menunggu sesuatu terjadi.

Bakrie Melarang, Erick Tohir Ijinkan!

OPINI | 04 February 2013 | 07:34 Dibaca: 9100   Komentar: 22   8

Salam,

Tentu kita semua tahu siapa kedua nama diatas. bakrie adalah pribadi yang sudah bangkotan mengangkangi sepakbola nasional sedang tohir adalah pemuda yang sedang senang-senangnya mengekor bakrie baik dalam dunia sepakbola maupun dalam dunia media.

Yang saya mau bicarakan sodare-sodare adalah tentang pemain hebat nan fenomenal Syamsir Alam. Satu pemain muda Indonesia yang begitu fenomenal ini sangat menyita perhatian media akhir-akhir ini. Namun latar belakan Syamsir Alam juga sanga fantastis. Bayangkan pemain yang begitu mengharumkan Indonesia dalam sepakbola Belgia ini, sepanjang menjadi pemain CS VISE, selalu menjadi cadangan abadi. Lah apa hubungannya famili dagu panjang dengan ini semua. Ohh..ternyata CS VISE itu adalah milik si dagu panjang bakrie sekeluarga.

Uniknya, tahun ini Syamsir Alam menerima penerawangan CS Vise untuk menuntut karier yang lebih tinggi lagi. Soalnya selama menjadi pemain cadangan CS Vise, klub ini sangat gemilang. Akhirnya karena popularitas Syamsir semakin melejit, sehingga harganya pun semakin menjulang tinggi. Dan hal itu semakin memberatkan kas klub kelas cere asal Belgia ini, alias CS Vise juga SUDAH gak mampu lagi bayar pemain yang spesialisasinya duduk di bangku cadangan ini. Maka jadilah SA dilepas ke DC United.

Loh emang DC United kenalan sama CS Vise? Satu di daratan Eropa dan satu di daratan Amerika. Kenapa pihak Arema Cronous tidak sekalian terlibat biar ada hubungan harmonis segitiga gitu loh…welehh weleh….segitiga lagi, kayak kolor aja.

Ooooo….rupanya DC United itu milik pemuda kaya asal Indonesia Erick Tohir. Pantes aja kedua klub ini kompak. Yang menarik sodare-sodare adalah pernyataan Tohir saat berhasil mendapatkan pemain fenomenal Syamsir alam tentang kemungkinan pemanggilan Syamsir ke Timnas Indonesia. “Kami tidak melarang bila Syamsir Alam membela timnas Indonesia, asalkan ada komunikasi antara klub, negara, dan pemain,” ujar Erick Thohir dalam konfrensi pers di Hotel Four Season, Jakarta, Sabtu (2/2).

Namun beda dengan klub juragan keluarga dagu panjang Bakrie, CS Vise yang selama ini selalu melarang pemain fenomenal SA membela Indonesia lewat timnas. Sampai-sampai PSSI jadi kapok untuk memanggil pemain nomor wahid dunia Syamsir Alam ini. Yah..pantes aja sih, wong si pemain juga sangat penting untuk klub karena pantat pemain ini dibuthkan untuk terus menghangatkan bangku-bangku cadangan…hehehe…kok beda yah antara bakrie dan tohir?

Mengapa Tohir merelakan Saymsir jika dipanggil masuk timnas? Ini dia alasannya:

  1. Erick Tohir ingin membawa DC United ke Indonesia. Tentu hal ini sangat menarik, karena Tohir sudah tahu betapa nikmatnya membawa klub luar negeri ke Indonesia walaupun hanya sekelas DC United. Hal itu tentu tergambar dalam pikiran Erick karena pengalaman LA Galaxy yang sangat sukses ketika berkunjung ke tanah air. Belum lagi kedatangan DCU yang direncanakan bulan desember 2013 ini bisa-bisa menjadi momen pembukaan stadion baru kebanggaan warga tanah pasundan Gede Bage. Tentu kita bisa bayangkan jika DC United di pertandingkan dengan Persib Bandung di stadion Gede Bage dan jumlah penonton yang beli tiket sampai 60.000 penonton…wah…ketawa lebarlah si Erick… TETAPI, apa hubungannya Erick Tohir MERELAKAN Syamsir Alam jika dipanggil timnas dengan rencana datangnya DCU? Tentu ada…. Erick Tohir MEMBUTUHKAN PSSI secara MUTLAK untuk bisa MELOLOSKAN tim DCU bisa MASUK ke Indonesia. Tanpa restu PSSI, otomatis MUSTAHIL bagi Erick untuk mendatangkan DCU….hehehe..gampang ditebak kan broer?..hehe..jadi kalo Erick merelakan Syamsir masuk TIMNAS, maka Erick punya kartu As untuk MEMINTA Restu PSSI demi mendatangkan DCU. Apalagi Indonesia bisa menjadi PASAR empuk bagi Erick untuk memasarkan DCU, tentu dengan bumbu Syamsir Alam yang fenomenal itu. Ini keterangan Erick: “Bulan Desember 2013 DC United akan ke Indonesia,” kata Erick Thohir di Hotel Four Season, Jakarta, Sabtu (2/2). Sumber: TimnasGaruda.com. Bisa gak bawa DCU ke Indonesia atas REKOMENDASI KPSI-IST? wakakakaka….apa kata dunia nanti Rick?
  2. Sebagai Ajang Promosi Gratis untuk MENDONGKRAK nama Syamsir Alam supaya bisa menjadi MESIN pencetak uang bagi bisnis Erick dan Bakrie. Tentu kita sudah melihat efek dari pemberitaan kedatangan Arsenal yang direncanakan datang bulan juli nanti. Syamsir alam tentu akan menjadi NAMA yang akan selalu didengungkan sepanjang tahun ini oleh media jika DCU jadi datang ke Indonesia. Apa efeknya tapi? Tentu banyak pihak yang ingin menggunakan nama Syamsir Alam untuk menjadi tempat promosi bisnis dan disini pihak bakrie akan menerima fee yang sangat besar. Kita ingat bagaimana terobosan Pelita Jaya untuk menjadikan pemainnya sebagai sumber pendapatan di dunia entertainmen melalui IMAGE RIGHT. Hehehe..sangat mudah ditebaklah…hehe
  3. Momen Membangkitkan Stasiun Tv Milik Bakrie yakni Anteve dan Tv One. Jika melihat pada begitu bombastisnya rencana kedatangan Arsenal, sehingga mampu mengangkat nama MNC Group sebagai media yang menjadi salah satu sponsor kedatangan Arsenal. Tentu kedatangan DCU juga akan menjadi bagian bisnis empuk bagi Anteve dan Tvone untuk mengisi spot olahraga sepakbola dalam acara mereka.

Ngawur bato kapua ah..apa hubungannya coba Erick Tohir-Bakrie-DCU-CS Vise-VIVA Group? Hehe…Erick Tohir adalah presiden direktur dari VIVA group dan bersama dengan Anandya Bakrie memimpin bisnis keluarga dagu panjang ini.

Hayyah..emangnya timnas butuh Syamsir Alam? Aku rasa masih ada yang lebih layaklah….lah wong cuma penghangat bangku cadangan kok…hehehe..Erick..erick..ketahuan yah…

follow@batokapua

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 16 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 17 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Ngomong:”Mulutmu …

Wahyu Hidayanto | 7 jam lalu

MEA 2015; Bahaya Besar bagi Indonesia …

Choerunnisa Rumaria | 7 jam lalu

Bersenang-Senang dengan Buku …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Kematian Pengidap HIV/AIDS di Kota Depok …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: