Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Dafi Tata

Tak ada yang lebih liar dari pada pikiran

Timnas Indonesia Vs Timnas Korsel?

OPINI | 28 November 2012 | 14:11 Dibaca: 857   Komentar: 23   6

Sepertinya banyak kompasioner yang pada saat ini sedang di landa galau, bahkan mungkin merasa ketakutan seperti layaknya mau disunat lagi (hehe bcanda). Hal ini dikarenakan prediksi-prediksi pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Singapura beberapa jam lagi yang cenderung mengunggulkan Singapura.

Tenang bung….. yang akan dihadapi timnas kita kali ini Timnas Singapura, bukan Timnas Korsel yang langganan putaran final Piala Dunia. Apa sih Singapura? Berapa banyak sih penduduknya? Punya berapa lapis sih di skuat mereka? Mayoritas pemainnya etnis melayu juga kan? Seperti Timnas kita .

Stop punya rasa rendah diri sebagai bangsa Indonesia!

Mungkin kita terkecoh dengan:

  1. Singapura berhasil mengalahkan Malaysia 3-0.

Yang dikalahkan itu Malaysia kan? Bukan Timnas Belanda? Apa sih hebatnya Timnas Malaysia?

Singapura bisa membantai Malaysia bukan karena Singapura sangat hebat, tetapi Malaysia sendiri juga mengalami kemunduran.

  1. Indonesia ditahan imbang Laos 2-2. Emangnya Sepak Bola Laos tidak berhak berkembang? Emangnya Laos selama ini bahagia menjadi lumbung gol negara2 tetangga?

Ayolah kawan, kita singkirkan ketakutan, kecemasan, keraguan dan kekhawatiran yang bercokol di alam bawah sadar kita. Kita ganti dengan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan. Kalau di antara kompasioner pernah mengenal prinsip The Law of Attraction (Hukum Ketertarikan), di situ dijelaskan, apa-apa yang kita pikirkan akan cenderung menarik sesuatu menjadi kenyataan. Dengan berhati damai, mudah-mudahan kita akan memperoleh kebahagiaan dengan kemenangan Timnas kita.

Yang ada di kantor, di rumah, di perjalanan atau di mana saja, sempatkan waktu sebentar untuk rileks. Minum kopi, teh hangat atau yang perokok, silakan ngasap beberapa sedotan, hehe. Bagi yang muslim, segarkan diri dengan mengambil air wudhu, dan jalankan sholat Ashar, jangan lupa berdoa untuk kemenangan Timnas Garuda.

Mari kita optimis Timnas Indonesia akan menang melawan Singapura. Kalaulah Indonesia kalah melawan Singapura, itu bukan karena Singapura lebih hebat disbanding Indonesia, tetapi karena faktor keberuntungan saja. Ingat! Hanya karena faktor keberuntungan berpihak pada Singapura.

Salam Damai….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sense of Meteorology: Kemampuan Meramalkan …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 18 September 2014 | 18:29

Tidak Ada Porter di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 18 September 2014 | 10:45

Perjuangannya Dilaporkan ke Polisi …

Anindita Adhiwijaya... | | 18 September 2014 | 16:41

Larangan Mobil Berpelat Jakarta (B) ke Bogor …

Hanna Chandra | | 18 September 2014 | 16:23

Lomba Menulis Kisah Cinta dan Pernikahan …

Fiksiana Community | | 18 September 2014 | 13:49


TRENDING ARTICLES

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 9 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 10 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 11 jam lalu

Bogor dan Bandung Bermasalah, Jakarta …

Felix | 11 jam lalu

Kejahatan di Jalan Raya, Picu Trauma …

Muhammad | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

LPG untuk Masyarakat, Tak ada Jalan Mundur …

Tri Hatmoko | 8 jam lalu

Ditinggal Shalat, Balita pun Menghilang …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Membumikan Tasawuf di Tengah Umat …

Fadh Ahmad Arifan | 8 jam lalu

‘Papa Pulang, Mama Basah’ …

Muhammad Fikrillah | 8 jam lalu

Kekacauan Sistematika Perundangan Bidang …

Suprijanto Rijadi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: