Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Piala AFF 2012 Grup B: Indonesia Vs Laos

OPINI | 24 November 2012 | 17:09 Dibaca: 7923   Komentar: 0   1

Indonesia akan memulai pertandingan pertamanya di Piala AFF 2012 grup melawan Laos pada hari minggu (25/11). Ini merupakan pertemuan kelima antara Indonesia dengan Laos di ajang Piala AFF. Dari empat pertemuan sebelumnya, selalu dimenangkan oleh Indonesia. Dan Indonesia pun banyak memasukkan gol ke gawang Laos sepanjang keikutsertaan di Piala AFF. Kalau ditotal ada 20 gol. Sementara Laos hanya mampu mencetak 2 gol ke gawang Indonesia.

Ini juga yang ketiga kalinya Indonesia bertemu Laos di pertandingan pertama penyisihan grup. Pada dua pertemuan terdahulu, dimenangkan oleh Indonesia dengan total 8 gol. Dan Laos hanya bisa mencetak 1 gol. Bagi keduanya, sudah tidak asing lagi bertemu di pertandingan pertama penyisihan grup.

Pertandingan pertama biasanya akan sulit bagi Indonesia maupun Laos. Di sini, mental pemain dan strategi pelatih diuji. Mampu meraih hasil bagus di pertandingan pertama merupakan keinginan keduanya. Terlebih lagi ini pertandingan pertama yang berarti keduanya masih mempunyai peluang untuk lolos sama besarnya. Lain kalau Indonesia dan Laos bertemu di pertandingan terakhir yang sudah tidak menentukan lagi bagi salah satunya.

Laos boleh saja berharap bisa memberikan kejutan ketika melawan Indonesia pada hari minggu nanti. Laos, dengan pelatih barunya asal Jepang bernama Kokichi Kimura tentu tidak akan gegabah menerapkan strategi bermain. Kemungkinan besar, Laos akan menerapkan pola bertahan sambil berusaha mencuri gol lewat serangan balik. Strategi ini mungkin agak tepat mengingat Laos sendiri bukanlah kekuatan superior sepak bola di Asia Tenggara. Dari sepanjang keikutsertaan di Piala AFF, Laos biasanya hanya menduduki posisi juru kunci grup.

Laos sendiri lolos ke putaran final Piala AFF 2012 sebagai runner up babak kualifikasi. Sebelum melakoni pertandingan pertamanya di Piala AFF, Laos sempat beberapa kali melakukan uji coba. Diantaranya melawan Filipina yang berakhir kemenangan untuk Laos dengan skor 2-1. Lalu melawan Vietnam dan Turkmenistan, Laos dipaksa menyerah kalah. Tapi hasil uji coba yang dilakoni Laos ini tidak bisa dijadikan patokan.

Untuk itu, Indonesia tidak boleh meremehkan Laos. Karena bagaimanapun juga, Laos pernah menahan imbang Thailand dengan skor, 2-2 di Piala AFF 2010 lalu. Dan sukses mengalahkan Filipina di Vientinne, Laos dengan skor 2-1 pada sebuah pertandingan uji coba. Indonesia harus memberi perhatian ekstra pada kemungkinan serangan balik cepat pemain Laos.

Para pemain bertahan Indonesia tidak boleh panik menghadapi serangan balik dari Laos. Jangan melakukan kesalahan elementer di barisan pertahanan sendiri. Dan tidak perlu terburu-buru membuang bola. Karena itu hanya akan memberikan tekanan dari pihak lawan datang lagi. Sekaligus membuka terciptanya peluang membuat gol bagi lawan.

Sebaliknya, para pemain tengah harus lebih sabar serta kreatif dalam membuka barisan pertahanan Laos. Selain itu, mereka dituntut bisa bermain lepas dan berada dalam kemampuan terbaiknya untuk bisa memanjakan para penyerang. Kurangi permainan individu pemain Indonesia. Karena malah akan merugikan permainan tim. Bola pun akan lebih mudah direbut lawan. Baiknya, memperbanyak tusukkan-tusukkan dari kedua sayap Indonesia. Ditambah permainan satu dua sentuhan dan pergerakan tanpa bola pemain Indonesia di area pertahanan Laos. Ini berpotensi menguntungkan Indonesia, dengan terciptanya pinalti.

Pada pertandingan melawan Laos, Indonesia jelas tidak bisa membandingkannya dengan Brunei Darussalam yang dihadapi di pertandingan uji coba, bulan lalu. Memang ketika melawan Brunei Darussalam, Indonesia mampu menang dengan skor telak, 5-0. Tapi itu levelnya berbeda dengan Piala AFF. Karena semua yang ada di Piala AFF ini adalah tim-tim terbaik. Termasuk pula didalamnya Laos.

Sama seperti Indonesia, Laos juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Sayangnya, kepercayaan diri tinggi dari Laos tidak diimbangi kualitas secara tim. Tapi Laos bukan tim yang bisa begitu saja diremehkan. Walaupun secara kualitas jauh dibawah Indonesia, Laos bisa saja mengejutkan. Jadi kalau Indonesia tidak berhati-hati dalam menyusun strategi bermain, mungkin Laos yang akan keluar lapangan hijau dengan kepala tegak.

Peluang menang masih milik Indonesia. Dengan 60 berbanding 40 untuk Indonesia. Tapi mengenai berapa skor yang akan tercipta? Indonesia memang dituntut harus menang besar mwlawan Laos. Ini merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Karena dengan hanya menang dengan skor besar tanpa kemasukkan, Indonesia akan merasa lebih nyaman ketika bertemu Singapura dan Malaysia di pertandingan berikutnya.

Pertandingan Indonesia melawan Laos diprediksi akan berlangsung seru dan menarik. Indonesia dan Laos dipastikan tidak ingin kalah di pertandingan pertama Piala AFF grup B ini. Kemenangan mutlak harus diraih Indonesia. Seri apalagi kalah jelas sangat-sangat merugikan Indonesia. Sebaliknya, bisa menahan seri Indonesia saja sudah serasa kemenangan bagi Laos.

Jangan lupa menyaksikan pertandingan Piala AFF 2012 grup B antara Indonesia melawan Laos pada hari minggu (25/11) pukul 16.15 WIB, hanya di RCTI. Don’t miss it!!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 6 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 9 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 11 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 11 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Perempuan Berkabut Musim …

Budhi Wiryawan | 7 jam lalu

Kado Berwarna Biru Dari Alex …

Agustina | 7 jam lalu

Cerita dari Kotamobagu, Kota Terkecil di …

Ferdinand Mokodompi... | 7 jam lalu

Rakyat Miskin Tidak Boleh Sakit …

Emilia . | 8 jam lalu

Tak Ada Tionghoa Kristen atau Islam, Semua …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: