Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Mahfudz Tejani

Seorang Yang Nasionalis… Yang sedang mencari tujuan hidup di Kuli Batu Republik Indonesia (KBRI) Kuala selengkapnya

Suasana Piala AFF 2012 Tak Terasa di Bukit Jalil

HL | 23 November 2012 | 16:30 Dibaca: 3410   Komentar: 0   11

1353662734103236747

Tiket Piala AFF 2012 (dok pribadi)

Suasana di Pekarangan Stadion Bukit Jalil hari ini masih lengang, Dan masih jauh dari apa yang saya bayangkan sebelumnya. Aroma Piala AFF 2012 masih belum di rasakan di stadion kebanggaan Malaysia ini. Tidak adanya baliho, spanduk, poster atau hal-hal yang berkaitan dengan event terbesar negara ASEAN ini langsung tidak di temui di pekarangan Stadion ini.
Apakah Stadion Putra Bukit Jalil sudah siap menerima dan menyambut pesta Sepak bola ASEAN ini ?

1353662813650094450

Tiket pertemuan Indonesia dengan Laos (dok pribadi)

Di pekarangan depan hanya beberapa stand/kios penjual kostum dan merchandise negara-negara peserta. Sedangkan dari beberapa loket tiket yang ada di Stadion Bukit Jalil, hanya tiga loket saja yang di buka hari ini saja. Itupun hanya dijaga beberapa petugas keamanan seperti RELA saja ( sejenis HanSip)

Animo Kurang Memberangsangkan
Lengangnya suasana di sekitar pekarangan stadion Bukit Jalil, mungkin di pengaruhi karena acara Piala AFF 2012 akan di mulakan 2 hari lagi. Atau juga karena kebiasaan orang Malaysia yang hampir sama dengan kita, yaitu seringkali menunggu waktu akhir untuk melakukan sesuatu. Dalam hal ini di sini adalah membeli tiket.

1353662890252123039

Susana masih lengang di sekitar pekarangan Bukit Jalil

Padahal laga pertama nanti yang akan dihadapi Malaysia adalah Singapura. Sebuah partai penting bagi mereka dalam menentukan langkahnya ke babak selanjutnya. Dan juga merupakan partai besar yang akan dilakoninya di samping partai bertemu dengan Indonesia pada tanggal 1 Desember nanti. Singapura adalah negara yang paling memahami dan mengetahui secara mendalam tentang kelemahan dan kekuatan Malaysia, dan begitu juga sebaliknya Malaysia terhadap peta kekuatan singapura.

Tapi keadaan dan situasi  itu pasti agak lain nanti, apabila menjelang perlawann  antara Malaysia bertemu musuh bebuyutannya yaitu Indonesia pada tanggal 1 Desember mendatang. Stadion Putra Bukit Jalil akan bertukar menjadi lautan merah dan di ibaratkan seperti Istora Gelora Bung Karno ke 2 . Karena yang pastinya dukungan tak berbelah lagi datang dari para Warga Negara Indonesia di sini terutama para Tenaga kerja Indonesia (TKI)

Rute Selamat dan Aman Ke Bukit Jalil

Stadion Putra Bukit Jalil berada dalam  kawasan/area macet di Kuala lumpur. Terutama apabila menjelang waktunya orang pulang bekerja. Untuk itu pastikan kita tidak menggunakan kendaraan bermotor seperti mobil atau bis kota, di khawatirkan kita akan terperangkap dalam macetnya jalanan Kuala Lumpur.

Tapi kita tak perlu risau tentang hal itu, masih ada cara alternatif yang dapat di lakukan untuk ke stadion Bukit Jalil, Yaitu menggunakan pengangkutan umum sejenis kereta api kota ( Tren/LRT). Apabila kita berada dari pusat kota (Stasiun KL Sentral), kita bisa langsung ke stasiun kereta api “LRT PUTRA” di sebelah kiri yang berwarna biru. Kita langsung membeli tiket yang berbentuk koin biru ke stasiun Bukit Jalil.

1353662943175092847

Rute Alternatif ke Stadion Bukit jalil

Kemudian kita turun di stasiun Mesjid Jamik dan bertukar ke “LRT STAR” sebagai pertukaran tren (Exchange link) untuk menuju ke Bukit Jalil. LRT Star ini dapat di bedakan dengan warna trennya yang berwarna kuning . Dan mengikuti arah tren ke jurusan Sri Petaling, karena Stadion Bukit Jalil berada di jalur ini.

Untuk Itu pastikan membeli tiket pulang pergi/PP (ini bisa ditanyakan ke petugas di loket) untuk menghindari antrian panjang sewaktu mau pulang nanti  dari stadion Bukit Jalil. Dan pastikan juga barang-barang berharga seperti pasport dan perhiasan di simpan di tempat yang selamat.

Marilah kita terus dukung timnas Garuda Indonesia kita.Kalah menang adalah adat pertandingan , yang penting semangat juang yang dilakukan merekaAkhir kata, semoga Timnas kita mampu merealisasikan impian kita selama ini , yaitu Juara

Amien

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Satpol PP DKI Menggusur Lapak PKL Saat …

Maria Margaretha | | 31 July 2014 | 17:04

Menghakimi Media …

Fandi Sido | | 31 July 2014 | 11:41

Ke Candi; Ngapain Aja? …

Ikrom Zain | | 31 July 2014 | 16:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Teman Saya Pernah Dideportasi di Bandara …

Enny Soepardjono | | 31 July 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 9 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 13 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 14 jam lalu

Revolusi Mental Pegawai Sipil Pemerintah …

Herry B Sancoko | 17 jam lalu

Misteri Matinya Ketua DPRD Karawang …

Heddy Yusuf | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: