Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Tirto Sudiro

seorang yang berusaha menjadi lebih baik hari ini ketika matahari masih diijinkan menemani perjalanan hidup

Segitiga Arema-Pelita Jaya-Bandung Raya

OPINI | 25 October 2012 | 06:13 Dibaca: 3453   Komentar: 0   2

Ada berita menarik dari Bandung dimana Klub Divisi III PSSI yaitu Bandung Raya FC mengakuisisi 100%  Saham Pelita Jaya.  PT. Retower Asia sebagai pemilik Klub Bandung Raya pada hari Rabu 24 Oktober 2012 mengakuisisi 100% saham PT. Nirwana Pelita Jaya selaku pemilik Klub Pelita Jaya.

http://www.pikiran-rakyat.com/node/208625

JAKARTA, (PRLM).-Tim Divisi III PSSI Bandung Raya mengakuisisi PT Nirwana Pelita Jaya sebagai pemilik klub Indonesia Super League (ISL) Pelita Jaya untuk berlaga di kompetisi kasta tertinggi tersebut untuk musim kompetisi 2012/2013. Kedua belah pihak melakukan penandatanganan kerja sama tersebut, Rabu (24/10/12), di Hotel Grand Mahakam, Blok M, Jakarta.

Hasil akuisisi ini akan melahirkan nama klub baru dan akan berkandang di Bandung. Sebelumnya Bandung Raya sempat akan mengakuisisi Persikab Bandung atau Persikasi Bekasi. Namun rencana diubah dan Pelita Jaya menjadi sasaran akuisisi. Nama klub baru tidak boleh menghilangkan nama Pelita jadi kemungkinan besar adalah PELITA BANDUNG RAYA.

Lalu bagaimana dengan upaya merger Pelita Jaya dan Arema Malang? Kemungkinan besar ini hanyalah batu loncatan untuk “menyelamatkan”  Arema versi ISL untuk mendapatkan legalitas klub.

Ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pelita Jaya-Arema Indonesia sebelumnya. Karena tidak memungkinkan merger, karena bisa membunuh salah satu klub, maka, menurut Andika, pihaknya menjalin kerjasama tersebut dengan Bandung Raya, agar kedua klub besar itu bisa tetap berlaga di ISL

Jika berprasangka baik maka ini adalah skenario penutup dan mencari pintu keluar dari Nirwan Bakrie untuk keluar dari kemelut konflik sepakbola Indonesia. Skenario ini juga bisa menyelamatkan muka keluarga Bakrie karena ketika KPSI harus mengangkat bendera putih dan Bakrie sudah tidak ada disana.

Beberapa klub juga sudah memulai upaya “penyelamatan” seperti Persisam yang diselamatkan Pemda Samarinda. PSMS yang sudah “disatukan”, Persija(ISL) yang dimenangkan pengadilan. Pada akhirnya klub-klub yang diprediksi akan gagal masuk tier 1 dengan sangat terpaksa akan ditinggal. Hanya klub-klub dengan potensi besar yang masuk program penyelamatan.

Mudah-mudahan konflik segera berakhir dengan damai tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Memotret Kinerja Warga Kubangwungan …

Roselina Tjiptadina... | | 21 December 2014 | 22:08

Kejutan Tingkah Polah Remaja di Lokasi …

Dhanang Dhave | | 22 December 2014 | 11:47

Rimba Beton dalam Labirin Kota …

Ratih Purnamasari | | 22 December 2014 | 11:25

Drama Proyek Jembatan Linggamas …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 12:32

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 4 jam lalu

Ibu Melemparku ke Tiga Benua …

Sunaryoadhiatmoko | 8 jam lalu

Hari Ibu Selow Aja …

Ifani | 8 jam lalu

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu

Karena Gede Pasek, SBY Akan Terus Berjaya …

Giri Lumakto | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: