Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Tri Makno

laki-laki yang mencoba tidak ingkar janji

Asal Usul

OPINI | 09 August 2012 | 17:30 Dibaca: 520   Komentar: 25   3

Politik memang aneh. Jika ada yang menanyakan 1 + 1 kesepakatan umum adalah2, namun jika dengan orang politik dia akan balik bertanya ” basis berapa…” kalau basis 2 alias biner maka hasilnya 10. Permasalahn PSSI sedemikian gamblang. ditambah lagi posisi organisasi ini sebagai wadah olahraga yang mengedepankan sportifitas semuanya terbuka nyata. Ada aturan dan cara main yang baku. Bahkan seabsurd apapun keputusan wasit adalah final.

Sejak awal penulis berpendapat sepak bola tidak memiliki hak paten. siapapun bisa dan boleh memainkanya dengan aturan FIFA atau aturan VIVA. Dengan 1 bola ataupun dengan 2 bola. Maka, bukan masalah legal atau ilegalnya Liga Super, karena setiap orang berhak memainkan sepakbola. PT LI dan LSInya, mereka diluar sisitem FIFA, siapa yang bisa melarang ? nyatanya setiap tahun juga bergulir ribuan tarkam seluruh indonesia. Mengapa diributkan?

adalah ketua PSSI yang penulis pikir terlalu mengedepankan emosi, mencoba menyelamatkan sejarah besar klub-klub dengan mental pengurus abal-abal. Kalau Persib mau diluar sistem FIFA kenapa ditahan-tahan? Biarkan saja… gitu aja kok repot.

Dan, melihat perkembangan MoU penulis seperti menjadi khowarij. PSSI mengorbankan kekalahan 10-0 dengan menegosiasikan posisi. membalas kejahatan adalah merendahkan diri, dan mengajak negosiasi kejahatan mengangkat derajat penjahat.

hingga titik ini Alhamdulillah, angin pertengahan tahun 2012 menunjukan tanda-tanda perbaikan, geliat semi perbaikan. becik ketitik ala ketara. Jokowi memenangi putaran pertama, KPK berani membuka aib POLRI dan orang dekat Istana, dan PSSI kita menempatkan posisi yang solid dalam JC. Semoga kita bosan dengan kejahata.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Ogah Ditinggal Relawan …

Nurul | | 23 August 2014 | 17:17

Badan Pegal di Raja Ampat, Sentuh Saja …

Dhanang Dhave | | 23 August 2014 | 12:10

Gebrakan Trio Jokowi-AHOK-Abraham Samad = …

Den Bhaghoese | | 23 August 2014 | 11:37

“Pah, Sekarang Mamah Lebih Melek Politik …

Djoel | | 23 August 2014 | 18:00

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Dilema Makan Nasi Dalam Bakul …

Giri Lumakto | 2 jam lalu

“Ahok Si Macan Putih dari …

Pakfigo Saja | 3 jam lalu

Kacaunya Pagelaran Ulang Tahun RCTI ke-25 …

Samandayu | 3 jam lalu

Febriana Wanita Indonesia Jadi Bintang dalam …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Pilpres: Beda Prabowo & Megawati …

Mania Telo | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: