Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Hapry Lapian

i am not smarter than third grade

Kurva Bola Ronaldo pada Kecepatan 128 Km/Jam

OPINI | 26 June 2012 | 21:44 Dibaca: 4819   Komentar: 6   1

Kehebatan Ronaldo (Real Madrid; dan Portugal) sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Skill-nya mengolah bola terutama kemampuan dribble yang memesona layaknya seorang penari ballet memainkan bola membuat para ilmuwan ingin menganalisisnya. Secara khusus para ahli ilmu olahraga forensik  ingin mengetahui what makes him such an efficient machine?

Dari hasil analisis ini diperoleh bahwa Ronaldo memiliki tubuh yang luar biasa atletis. Struktur anatomi tubuhnya dipelajari, otot-otot khususnya, saat bagaimana dia berlari, zig-zag, melompat, dan saat kakinya melakukan approach (kontak) dengan bola.

Saat Ronaldo mengambil tendangan bebas, caranya juga agak unik. Ronaldo sendiri pernah mengatakan bahwa dia menendang bola tendangan bebas sama dengan cara pemain ping pong memukul bola. Terjadi spin yang aneh, yang dapat menghebohkan kiper hebat sekalipun. Ronaldo menendang bola sedikit di titik pusat bola itu sendiri, sehingga menghasilkan bola yang agak datar bahkan tanpa putaran normal.

Pada umumnya, saat bola bergerak menembus udara maka akan terjadi suatu benturan antara bola dengan udara dari depan. Selanjutnya udara bergerak ke arah samping kiri dan kanan bola. Kurva pergerakan bola kemudian akan dihasilkan sesuai dengan banyaknya spin dan tekanan udara tadi, di samping oleh kekuatan tendangan. Isaac Newton, kira-kira 340 tahun yang lalu, pernah menulis tentang hukum bagaimana suatu benda melayang di udara dengan memindahkan energinya melawan udara sekitarnya.

Bola yang ditendang oleh Ronaldo memiliki daya putaran rendah (seperti pemain ping pong yang memukul datar/smash) tetapi menusuk dengan aneh. Tekanan udara dari bola justru datang dari atas dan bawah bola. Hasilnya adalah pergerakan bola yang tidak menentu dan menyulitkan antisipasi kiper (http://footyroom.com/forum/off-topic/documentary-for-all-cristiano-ronaldo-fans-cristiano-ronaldo-tested-to-the-limit-27849/akses 26 Juni 2012). Tendangan bebas ala Ronaldo, menurut para kiper, menghasilkan pergerakan yang sulit ditebak.

Tendangan Ronaldo itu sendiri mempunyai kecepatan 80 mph (kira-kira 128 km/jam). Mungkin bukan yang tercepat, karena Roberto Carlos saat menendang tendangan bebas spektakuler (di Piala Dunia Perancis Tahun 1997 waktu Brasil lawan Perancis, 3 Juni 1997) mencapai kecepatan sekitar 85 mph (136 km/jam), atau David Beckham saat MU vs Chelsea 22 Feb. 1997 yang mencapai 97,9 mph atau 156,64 km/jam. (http://www.guardian.co.uk/football/2007/feb/14/theknowledge.sport diakses 26 Juni 2012). Walaupun bukan yang tercepat, Ronaldo menghasilkan bola datar yang menyulitkan. Roberto Carlos dan David Beckham menghasilkan lengkungan yang juga khas (sering disebut sebagai tendangan pisang).

Menurut pelatih seperti Arsene Wenger dan Fabio Capello, bola dengan lengkungan seperti tendangan Beckham, memang juga sulit, tetapi gampang ditebak arah lengkungannya oleh kiper, karena bola bergerak dengan sudut yang sama, dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Berlawanan dengan tendangan Ronaldo, yang pola kurvanya liar. Seorang kiper bahkan mengatakan bahwa bola tendangan Ronaldo seperti balon yang bergerak tidak menentu di udara. Lengkungan pergerakan bola dari tendangan Ronaldo bisa bergerak dari atas ke bawah dan bahkan juga ke samping secara bersamaan.

Kutipan dari http://wrongsideofthepond.com/tag/sky-sports/akses 26 Juni 2012 membagi empat kategori yang melukiskan bagaimana ego seorang Ronaldo:
1. kekuatan tubuh (body strength)
2. kemampuan mental (mental ability)
3. teknik (technique)
4. ketrampilan (skill)

Dari segi kekuatan tubuh, Ronaldo mempunyai kecepatan lari 11,6 detik untuk 100 meter (tentu jangan dibandingkan dengan rekor dunia 100 m atas nama Usian Bolt yang mencapai 9,58 detik). Sebagai pemain bola, waktu tempuh Ronaldo sudah termasuk sangat cepat. Kecepatannya mungkin hanya bisa dikalahkan oleh pemain Tottenham Hotspur, si speed racer dari Wales, Gareth Bale yang dapat mencapai kecepatan lari 10,23 detik untuk 100 meter (kecepatan ini jangan-jangan mengalahkan rekor nasional 100 meter Indonesia ya).

Kecepatan Bale menyisakan cerita menarik kala salah satu defender terbaik dunia yaitu Maicon dari Inter Milan keteteran adu lari dengan Bale saat Piala Champions tahun 2010-2011 lalu. Bale yang berada di daerahnya sendiri dan Maicon di depannya menendang bola dengan keras sehingga bola melewati Maicon menuju daerah gawang Inter. Bale tiba-tiba melakukan sprint mengejar bola dan tentunya melewati Maicon yang berada di antara Bale dan bola. Maicon sangat terkejut melihat kecepatan Bale, berusah untuk mengejarnya tapi terlambat, karena kecepatan Bale yang luar biasa itu tidak dapat terkejar oleh Maicon. Hasilnya jelas, golpun kemudian tercipta dan Inter akhirnya tersingkir.

Kembali ke Ronaldo, kemampuan mentalnya merupakan suatu peran naluriah yang mungkin sudah ada sejak kecil (setara dengan Messi atau Maradona). Itu ditunjukkan  saat dia berjibaku dengan lawan, satu lawan satu, atau bahkan bisa satu lawan tiga. Perlu mental yang kuat untuk mengajak duel lawan seperti ini.

Masih banyak yang harus dipelajari dari seorang seperti Ronaldo. Tetapi perlu juga dimasukkan faktor bakat, karena bakat yang baik sudah menjadi dasar kuat untuk perkembangan Ronaldo menjadi salah seorang pemain hebat dunia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Jalan, Super Admin Kompasiana! …

Nurul | | 27 August 2014 | 11:44

Bledug Kuwu, Fenomena Langka Alam Indonesia …

Agoeng Widodo | | 27 August 2014 | 15:18

Tukang Ojek yang Membawa Perdamaian di Kota …

Uwais Azufri | | 27 August 2014 | 14:30

Artis Cantik Penginjak Bendera ISIS …

Den Hard | | 27 August 2014 | 12:26

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Buka Hubungan Diplomatik dengan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Persaingan Para Istri Bersuamikan WNA …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

“Tuhan, Mengapa Saya Kaya?” …

Enny Soepardjono | 10 jam lalu

DPRD Jakarta Belum Keluar Keringat, tapi …

Febrialdi | 11 jam lalu

“Kelompok Busuk Menolak Ahok” …

Pakfigo Saja | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: