Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Zen Muttaqin

AKU BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA. HANYA INSAN YANG TERAMANAHKAN, YANG INGIN MENGHIDUPKAN MATINYA KEHIDUPAN selengkapnya

TimNas U17 untuk World Cup U20 2015

REP | 14 May 2012 | 12:37 Dibaca: 1739   Komentar: 14   2

1336922755320816519

arenaku.com

Timnas U-17 Batal ke Jepang

Bola.net -Timnas yang dilatih Indra Syafri tersebut dipersiapkan untuk memenuhi target lolos di Piala Dunia U-20, 2015 mendatang.

“Agenda Timnas U-17 di Jepang berbenturan dengan persiapan Timnas lainnya. Yakni, U-14 yang diterjunkan dalam ajang Internasional Festival of Football di Kinabalu, Malaysia, 28 Mei-3 Juni dan Turnamen Osaka, Jepang, pada 17-24 Juni mendatang,” terang Koordinator Timnas, Bob Hippy kepada Bola.net.

Dalam pemusatan latihan kali ini, Bob mengakui Timnas U-17, mayoritas diisi para pemain yang tampil di HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012. Difinal, Timnas U-17 menekuk Singapura 3-1, Minggu (29/1).

“Seleksi akan terus dilakukan oleh PSSI sampai akhirnya tim ini benar-benar matang dan siap menjadi kerangka timnas pada masa depan,Tidak semua daerah atau tim mendapatkan kesempatan uji coba. Sebab, salah satu syarat yang ditekankan untuk  uji coba dengan Timnas yaitu harus memiliki materi beberapa pemain terbaik dengan kelahiran 1995. Sebab, selain bertujuan menambah jam terbang, PSSI juga akan terus memantau perkembangan pemain-pemain terbaik di setiap daerah,” tuntasnya. (esa/gia)

http://www.bola.net/tim_nasional/timnas-u-17-batal-ke-jepang-df1535.html

=====================================================

Demi Piala Dunia, Timnas U-17 Gerilya Dari Kota ke Kota

Bola.net - Demi memastikan diri lolos ke Piala Dunia U-20, Timnas U-17 tour ke beberapa kota besar di Indonesia.

Kamis sore tadi (10/5), Timnas U-17 mampir di Surabaya dan mengadakan uji coba dengan klub internal Persebaya IPL, Bajul Ijo di Gelora 10 Nopember Surabaya. Mereka mampu menang 2-1 dengan tim yang lolos ke babak 20 besar Divisi III U-19 PSSI tersebut Usai mampir di Surabaya, rombongan tim yang baru saja menjuarai HKFA International Youth Invitation Tournament di Hongkong Januari lalu itu akan melanjutkan gerilya mencari pemainnya ke Ngawi, Purbalingga, Cirebon, Kuningan, Ternate, Papua dan ditutup Gorontalo. Hal itu tak lepas dari impiannya membawa Garuda Muda tampil di Piala Dunia U-20 Selandia Baru pada 2015 nanti.

“Kerangka tim utama saat juara di Hongkong lalu memang sebisa mungkin kita pertahankan. Tapi semisal kita dapat empat pemain di suatu kota, maka akan ada empat pemain yang keluar. Biar mental berkompetisi mereka terus terjaga,” jelas Indra seraya menyebut dua pemain Bajul Ijo, Erik Dwi Erwamansyah dan Heri Setiawan termasuk yang akan mereka bawa keliling kota Indonesia.

“Mimpi saya bawa tim ini ke Piala Dunia, tapi syaratnya harus lolos dulu Piala Asia, lalu lolos ke kualifikasi AFC. Tahun ini program kita memang baru cari pemain,” tandasnya. (fjr/dzi)

http://www.bola.net/tim_nasional/demi-piala-dunia-timnas-u-17-gerilya-dari-kota-ke-kota-f5b19e.html

================================================

.

Ternyata Agenda AFC/FIFA dalam memutar roda kompetisi diantara anggotanya demikian systematis, terencana dengan sangat baik. Sehingga harus di persiapkan jauh hari sebelumnya, mengingat kita sekarang terlalu jauh ketinggalan dengan Negara negara lain, yang sudah terdahulu mengikuti Agenda AFC/FIFA.

World Cup U20 yang akan di selenggarakan di Selandia Baru tahun 2015, sudah menjadi agenda utama, yang akan di mulai kualifikasinya tahun 2014 mendatang, dengan kalender yang demikian ketat itu, sementara kita tidak pernah menyiapkan pembinaan usia muda, kita terlena dengan euphoria kompetisi Liga Profesional yang ternyata tidak menyisakan sedikitpun jejak yang bisa kita dapatkan pemain2 muda, karena  tidak ada wadah yang menjadi wahana penghasil dan membina pemain2 muda berbakat.

Maka dari itu, kalau kita tidak lakukan pembinaan mulai sekarang, yaitu membuat wadah untuk membina mereka pemain2 usia muda nasional yang sekarang ini tidak ada, Dengan melakukan perburuan pemain muda dengan cara membentuk TimNas U17 yang di proyeksikan untuk Piala Dunia U20 tahun 2014/2015.

Sementara Kompetisi Divisi III U19 belum berputar, sehingga tak kita dapatkan dari sini. Kompetisi tersebut baru sekarang ini sedang di rencanakan untuk memutar roda kompetisi Divisi III U19, yang disiapkan oleh PSSI, maksudnya kompetisi tersebut dalam rangka menyediakan pemain2 handal yang sudah terbiasa dan membiasakan diri berkecimpung dalam pertandingan2 sejak usia muda, sehingga nantinya tidak usah susah2 berburu, tinggal mencari bakat2 di kompetisi divisi III U19 itu sudah cukup..

Maka PSSI dalam waktu dekat ini mempunyai dua agenda yang mesti disiapkan dan dilakukan sekarang ini, adalah menyediakan TimNas U17 yang nantinya bisa mengikuti ajang World cup 2014/2015, dengan sekaligus membuka kompetisi usia muda Divisi III U19, sebagai wadah pencarian bakat pemain2 muda bertalenta yang sudah mengenal kompetisi dan berlatih dengan pertandingan2 dalam kompetisi liga..

Saya akui memang benar2 PSSI harus terkonsentrasi agar program2 ini tetap berjalan dengan baik. dan ini merupakan kegiatan positip untuk kegiatan dan pembinaan sumber daya manusia, serta menghidupkan ekonomi berbasis olahraga.

Sudah sepantasnya Pemerintah mensupportnya dengan menyisihkan Anggaran yang cukup, sekiranya keuangan PSSI belum bisa memperolehnya dari kegiatan sepakbola. Tetapi dengan kegiatan kegiatan yang tercipta tersebut tentu akan melahirkan demikian luas lapangan pekerjaan, sudah sepantasnyalah PSSI memperoleh penghasilan dan manfaatnya, yang penghasilannya nanti tentu untuk dapat membiayai dan digunakan PSSI untuk mejaga dan mempertahankan kualitas penyelenggaraan dan pengelolaan sepakbola.

Tentu tidak hanya Pemerintah Pusat yang menggunaan APBN, tetapi juga bisa bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk menggunakan APBD, tentu dengan maksud dan tujuan yang mensupport kegiatan PSSI, terutama penyediaan Sarana dan Prasarana bagi kegiatan Sepakbola, termasuk memfasilitasi segala aturan dan peraturan yang kondusif terhadap perkembangan sepakbola daerah itu sendiri.

Maka Terbentanglah harapan, dan kita rakyat lega dan rela memberikan sumbangan dan mengikhlaskan sebahagian APBN kita untuk sepakbola, tentu dengan kaidah dan prinsip2 penggunaan anggaran yang Akuntable, Transpasancy, serta Good Governance, semua mesti dipertanggung jawabkan. Dan saya rasa didalam kaidah pengelolaan sepakbola FIFA/AFC sudah ada pola system dan prosedur Organisasi Manajemen yang baku dan baik.

Selamat berjuang, kita berharap Pemerintah juga bisa mengerti tentang kebutuhan yang demikian besar kepada kegiatan Sepakbola, tetapi arahkan semua kepada Pemikiran Investasi Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur Bisnis Sepakbola. Yang nantinya akan memberikan sumbangan perputaran ekonomi yang tak sedikit.

Tentu Independensi PSSI adalah kondisi mutlak, dari segala macam Intervensi dan Infiltrasi Politik dan Kepentngan Kelompok dan Golongan dengan segala bentuk dan manifestasinya harus benar benar terjaga dan tetap ada dalam koridor Olah Raga.

Oleh karena itu keterikatan kepada FIFA/AFC, adalah mutlak untuk menjaga tetap berjalannya kegiatan sepakbola, diluar Pertikaian dan Perbenturan Kepentingan Kelompok dan Golongan dengan segala bentuk dan manifestasinya.

.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

.

JKakarta, 13 Mei 2012

.

Zen Muttaqin

.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | | 02 September 2014 | 11:59

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 4 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: