Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Deni Hamkamijaya

penggemar cerpen, novel, juga puisi. kadang suka nulis, kadang suka protes , ingin menjadi orang selengkapnya

Bomber, Bobotoh Paling Setia

REP | 11 May 2012 | 00:08 Dibaca: 1792   Komentar: 13   0

Bomber..Bomber..
Bobotoh Maung Bandung Bersatu..
Disini kami ada..Disni kami ada..
Kami bersatu demi Persib Bandung..

Saat laga Persib  Bandung melawan Persiwa Wamena , Sabtu (  5/4   ), sore itu ada pemandangan yang tidak biasanya. Ketika masuk stadion Siliwangi, jam sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB, setengah jam lagi mau kick off. Biasanya, ketika jarum jam menunjukkan waktu tersebut, para bobotoh sedang giat-giatnya menyanyikan lagu-lagu yang memberi semangat kepada tim Maung Bandung. Baik bobotoh yang tergabung dalam kelompok Viking ataupun Bomber (Bobotoh Maung Bandung  Bersatu). Tempat duduk stadion  pun penuh sesak.

Namun di sore yang terang tersebut, ketika laga Persib Bandung melawan Persiwa Wamena diselenggarakan setelah Persib Bandung mengalami kekalahan beruntun selama 4 kali. Stadion Siliwangi begitu lenggang, tribun timur yang biasanya disesaki bobotoh yang tergabung dalam kelompok Viking juga terlihat lenggang. Tak terlihat panglima Viking, Ayi Beutik, juga Yana Umar, drigen Viking., bahkan hingga pertandingan usai.

Tribun utara yang biasanya diisi bobotoh yang tergabung dalam Viking, yang biasanya yang berasal dari luar kota Bandung, awalnya juga kosong alias lenggang, namun menjelang Kick  Off pertandingan mulai disesaki para bobotoh. Adapun tribun selatan, yang biasanya disesaki bobotoh yang tergabung dalam Bomber, berbeda dengan yang lainnya, meski tidak sepenuh biasanya, namun dibndingkan dengan bobotoh yang ada di tribun lainnya, agak  lebih banyak.

Memang para bobotoh yang tergabung dalam Bomber pun, awalnya , boleh jadi, sama saja dengan bobotoh lainnya. Bahkan drum-drum yang biasanya  di taruh dan dipukul untuk menggiringi lagu-lagu yang dinyanyikan para bobotoh untuk memberi semangat tim Persib Bandung. tidak ada. Menjelang kick off baru drum-drum itu bermunculan , dan bebrerapa petinggi Bomber pun bermunculan. Dan spanduk pun baru dibentangkan menjelang kick off.

Biasanya spanduk dukungan itu dipasang sejam sebelum kick off terjadi. Apakah ini berkaitan dengan kekalahan Persib Bandung yang beruntun, sebanyak 4 kali ? Ataukah ada kaitannya dengan demo yang dilakukan bobotoh yang tergabung dalam kelompok suporter Viking di Stadion siliwangi, Selasa (1/5) ?

Entahlah, bagi saya, kehadiran bobotoh yang tergabung dalam Bomber ketika “Maung Bandung” sedang terpuruk, tentunya lebih memiliki arti dibandingkan kelompok supoter lainnya. Yang pandai berkoar-koar di media, dan mengancam pemain, bahwa jika kalah oleh Persipura. Boleh jadi para pemain tidak bakal bisa keluar dari stadion.

Tentu saja, bagi saya, lebih terpuji para bobotoh yang tergabung dalam Bomber, mereka tidak banyak ngomong alias ngerecokin tim Persib Bandung. Tapi setia dan konsisten mendukung tim maung  bandung. Meskipun telah mengalami kekalahan beruntun sebanyak 4 kali.

Mereka, Bomber , terus bernyanyi dengan lantang, mendukung Persib  Bandung meski “Maung Bandung” sedang terpuruk. Mereka., Bomber, telah memberi contoh kepada para bobotoh untuk terus konsisten mendukung Persib Bandung.

Maju terus Bomber,  Bobotoh Maung Bandung  Bersatu !

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 16 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 18 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 19 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 19 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: