Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Ipanx Baim

Orang biasa yang lagi belajar menulis

Jangan Salahkan Aku

OPINI | 01 March 2012 | 00:44 Dibaca: 384   Komentar: 26   0

“MEREKA sangat tidak pantas mengenakan seragam Timnas” itu sepenggal ato secuplik ungkapan yang keluar dari MULUT seorang komentator bola HEBAT dan TERHORMAT & BERMARTABAT di Indonesia bernama TOWEL sambel.

Dan kata2 itu juga yang melengkapi ulah keberpihakan sang WASIT asal LEBANON *satu rumpun dg Bahrain* membuat semaleman saya tidak bisa tidur. Mungkin terlalu lebay kali yah Timnas kalah sampe gak bisa tidur. Itu menurut Anda yang mungkin kecintaanya terhadap Timnas beda dengan saya. Jadi, JANGAN Salahkan aku jika meskipun Timnas Indonesia kalah 0-10 dari Bahrain tetap saja TIMNAS Dihati selalu.

Entah apa yang ada di OTAK si komentator itu, dari awal saja sudah mencaci ^tak ubahnya seperti KPSI-lah^. Bagimana mungkin seorang komentator yang KATANYA top markotop nomer one mengabarkan terdepan dan mencaci paling depan kok bisa daya pikirnya seperti anak masih labil (baca: all about KPSI, pendukung, de el el). Sekali lagi TOWEL aku takkkan pernah lupa ^MEREKA sangat tidak pantas mengenakan seragam Timnas^.

Mungkin die lupa kali yah, ato mungkin menutup kepekaan dia ketika melihat tayangan betapa SANGAT AMAT JELAS SEKALI SANGAT BANGET wasitnya berpihak. Dia juga mungkin LINGLUNG *Amnesia* bahwa Timnas dipaksa wasit bermain dengan 10 pemain, dia mungkin juga ALFA bahwa persiapan Timnas cuma beberapa hari. Dan dia pasti juga melewatkan bahwa Fisikly kita kalah TOWEL.

Maka JANGAN salahkan AKU jika mengatakan TOWEL sama halnya dengan WASIT itu TERKUTUK. Beruntung pertandingan tersebut juga disiarin oleh MNC sport  jadii aku lebih milih MNC sport dengan KOMENTATOR yang bisa menempatkan dirinya sebagai komentator, bukan sebagai PROPOKATOR.

Sekali lagi JANGAN salahkan aku, meskipun 10-0 TIMNAS Indonesia tetep Selalu DIHATIKU.

Kecintaanku pada Timnas seperti kecintaanku pada Barcelona, kalah menang tetep aku banggakan.

GO TIMNAS GO!!!!!

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 8 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 8 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 9 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 15 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak …

Wahyu Indra Sukma | 8 jam lalu

Gerakan Desa Membangun: Sebuah Paradigma …

Yulio Victory | 8 jam lalu

Berbagai Pandangan “Era Baru Polri Dibawah …

Imam Kodri | 8 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: