
Dr Widodo Judarwanto SpA. We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life. Menulislah agar dipahami, berbicaralah agar didengar, dan membacalah agar menjadi besar. SEJUKKAN DAN MAJUKAN INDONESIA DENGAN OPINI POSITIF : LEBIH BAIK MEMILIH "MENYALAKAN LILIN DARIPADA MENGUTUK KEGELAPAN". "CHILDREN GROW UP CLINIC" : Allergy Clinic Online - Picky Eaters Clinic (Klinik Khusus kesulitan makan Pada Anak).http://childrengrowupclinic.wordpress. phone: 5703646 - 08567805533
Dibaca: 627
Komentar: 2
Nihil
Sebelum pertandingan laga eksibisi antara Tim Indonesia selection dan LA Galaxy yang diperkuat David Becham banyak pemain mengincar kaos sang legenda itu. Uniknya justru Becham yang memberikan kaosnya kepada pemain bintang baru Indonesia Andik Vermansyah meski dia tidak memintanya. Hal ini mungkin saja merupakan penghargaan Becham kepada Andik si kancil dari Surabaya atas permaianan yang dianggap sebagai “Man of The Match” saat itu.Andik Vermansyah nampaknya benar-benar menyita perhatian David Beckham sehingga bintang LA Galaxy itu sampai memanggil Andik guna bertukar kaos. Beckhan hanya memberikan kaosnya pada Andik padahal beberapa pemain lainnya meminta tetapi ditolaknya. Becham merasa bersalah telah melakukan pelanggaran cukup keras. Becham menginginkan kaos Andik karena menilai merupakan pemain yang sangat berbakat. “Saya merasa tidak enak karena kasar kepadanya dan saya menginginkan kaosnya (Andik) karena dia sangat berbakat,” ujar Becks kepada wartawan usai laga bintang malam hari tadi.Memiliki kesempatan bermain satu lapangan dengan legenda sepakbola dunia merupakan kesempatan emas bagi pesepakbola untuk bisa bertukar jersey (seragam tim) dengan sang idola. Tak terkecuali kala Indonesia Selection berlaga melawan Los Angeles Galaxy yang dihuni mantan maskot Manchester United, David Beckham.Sesaat setelah peluit panjang tanda pertandingan usai antara Indonesia Selection melawan LA Galaxy yang diperkuat oleh mantan kapten timnas Inggris, David Beckham semua pemain tertuju kepadanya berharap bisa bertukar Jersey. Saat pertandingan berakhir tak ada satu pemain Indonesia yang berani bertukar kaos dengan Beckham. Firman Utina, Wanggai dan beberapa pemain Indonesia lainnya sebelumnya berhasrat ingin bertukar kaos dengan idolanya tersebut. Gelandang Firman Utina termasuk pemain Indonesia yang sangat berharap bisa tukaran jersey seusai laga. “Kalau nanti bisa tukar kaos dengan Beckham, itu akan menjadi momen yang spesial,” kata wakil Kapten Timnas Indonesia ini. Bagi Firman, Beckham adalah pemain istimewa. “Pemain yang bisa menjadi panutan dan sangat berwibawa baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Firman, seraya mengatakan anaknya juga mengidolakan bintang asal Inggris itu. Bek kanan Zulkifly Syukur jauh-jauh hari sudah menaruh hasratnya untuk mendapatkan jersey Beckham. Bahkan ia siap berebut dengan pemain lain. Bahkan Bambang Pamungkas yang berjalan di dekat Beckham pun tak bertukar kaos dengan bintang yang pernah mengharumkan nama Manchester United dan Real Madrid itu. Pertukaran kaos itu dilakukan saat Beckham sedang diwawancarai wartawan televisi. Beckham memanggil si kancil dari surabaya itu seraya membuka kaosnya dan memberikan kepadanya. Beckham menyambut hangat Andik dan bahkan mereka berpelukan erat. Pertukaran kaos ini membuat Beckham bertelanjang dada saat diwawancara. Beckham tak sungkan memamerkan tato-tato di sepanjang tangan dan dan dadanya. Dengan tertwa lebar dan senang Andik menunjukkan kaos Becham kepada penonton yang memberi tepukan kepadanya.Akan tetapi, nasib mujur tersebut jatuh kepada seorang Andik Vermansyah. Bak mendapat durian runtuh, dengan mudah Andik mendapat kaos Jersey David Beckham yang banyak diincar oleh pemain Indonesia Selection lainnya.Aksi tukar Jersey antara Andik dan Beckham berawal dari inisiatif Becham. “Pas peluit terakhir saya berdiri di samping Beckham, Alhamdulliah dikasih. Beckham memang memanggil saya,” ungkapnya usai pertandingan, Rabu (30/11/2011). Mendapat kesempatan bertukar Jersey dengan pemain sekelas David Beckham memang menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi seorang pemain. “Pastinya senang dan bahagia. Saya enggak membayangkan sebelumnya,” tukas pemain asal Jember ini.Beberapa pemain Indonesia mencoba bertukar kaos dengan Beckham. Oktovianus Maniani berusaha meminta kaos Becvham. Saat Beckham sedang diwawancara, Okto pun memberi kode kepada Becham untuk bertukar kaos. Tapi dengan tegas Beckham menolak permintaan Okto itu. Dengan raut muka kecewa, Okto pun ngeloyor pergi. Ke,udia pemain lain, Hamka Hamzah yang mencoba bertukar kaos dengan David Beckham. Kembali mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu memberi lambaian tangan tanda menolak permintaan Hamka.Akhirnya Beckham pun menjatuhkan pilihannya kepada Andik. Meski sedang diwawancara oleh presenter TV, Beckham menunjuk dan memanggil Andik, untuk bertukar kaos. “Teman-teman yang lain minta tuka kaos, nggak dikasih. Alhamdulliah (saya) dikasih,” ucap Andik dengan raut girang.
Bintang lapanganSelain duet Tibo dan Wanggai, pemain Garuda Muda yang sedang bersinar terang adalah Andik Vermansyah. “Si Kancil Dari Surabaya” itu membuat decak kagum para penggila bola karena dengan larinya yang sangat gesit saat melewati pemain belakang lawan. Gerakan nya yang sangat lincah dan posturnya yang kecil tersebut mengingatkan orang pada sosok legenda bola dari Surabaya jaman dulu, Abdul Kadir. Abdul Kadir saat jaman keemasannya juga dijuluki sama, yaitu si Kancil dari Surabaya. Ternyata sosok hebat tersebut duhulu kala adalah seorang loper koran dan bekas penjual minuman di stadion Tambak Sari Surabaya. Tetapi saat ini dengan kerja keras dan prestasinya, “Si Penjual Minum Stadion” itu berubah menjadi “Si Kancil dari Surabaya” yang mampu menjadi idola baru di persepakbolaan IndonesiaDalam pertandingan LA Gaaxy melawan tim Indonesia Selection itu, Andik sempat terganggu. Beckham bermain kasar kepadanya dengan menjegal dari belakang ketika ia mampu melewati beberapa pemain LA Galaxy. Pada babak pertama, Andik menjadi bintang lapangan pada babak I laga Timnas Selection vs LA Galaxy itu, sempat ditekel dengan keras. Beckham, bahkan menggunakan teknik “menggunting” untuk merebut bola. Dua kakinya menjepit Andik yang sedang membawa bola. Motor serangan tim Indonesia Selection itu pun terguling.Andik, Rabu malam di Stadion Gelora Bung Karno memang tampil cemerlang. Pemain asal Surabaya itu beberapa kali memberikan umpan yang “menggigit”. Para pemain tengah LA Galaxy sedikit kerepotan menghadapi pemain mungil ini. Sayang, kerja keras Andik tak membuat tim Indonesia menang. LA Galaxy menang 1-0 berkat gol Robbie KeaneSaat memperkuat Tim Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Senayan Becham sempat memujinya. Bintang sepak bola dunia David Beckham memuji penampilan pemain sayap Tim Indonesia Selection Andik Vermansyah. Beckham bahkan secara khusus memanggil Andik di akhir pertandingan untuk menukar kostumnya. “Dia sangat cepat dan berbakat. Saya juga tidak enak kepadanya karena sempat bermain kasar,” kata mantan pemain Manchester United ini sesuai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu malam, 30 November 2011.Beckham dalam laga eksibisi itu telah melakukan tackling keras dari belakang yang membuat Andik Vermansyah tersungkur. Pelatih Tim Indonesia Selection Rahmad Darmawan menilai kelakuan Beckham seharusnya diganjar kartu kuning. Namun wasit membebaskannya. Si kancil dari Surabaya yang turun hingga awal babak kedua memang tampil memukau. Pemain sayap mungil ini beberapa kali melakukan penetrasi dengan melawati satu-dua pemain belakang LA Galaxy. Umpan-umpan silangnya dari sayap kanan juga kerap membuat dag-dig-dug penjaga gawang Galaxy.Pujian terhadap Andik tak hanya datang dari Beckham. Pelatih LA Galaxy Bruce Arena pun tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada pemain asal Persebaya tersebut. “Banyak pemain (Indonesia) yang bermain sangat baik seperti (pemain bernomor punggung) 21 (Andik Vermanysah) dan 10 (Greg Nwokolo),” kata Bruce. Bruce mengatakan tak menutup kemungkinan LA Galaxy akan mengundang mereka untuk bermain di Amerika Serikat. “Mugkin akan kami dipertimbangankan apakah kami bisa mengundang mereka untuk memerkuat Tim LA Galaxy,” katanya.Pelatih Tim Indonesia Selection Rahmad Darmawan juga turut memuji pemain asuhnya ini. Andik, kata Rahmad, adalah pemain yang cepat, kuat, dan lincah. Rahmad pun mengatakan Andik layak mendapat gelar man of the match malam ini. “Ini man of the match-nya,” kata Rahmad.