Back to Kompasiana
Artikel

Bola

Dewa Kurniawati

hanya seorang tukang obat yang suka mbolang...

Bola Sundul, dari Lokal Menuju Nasional….

REP | 29 May 2011 | 06:11 Dibaca: 1029   Komentar: 7   3

From google

From google

Bola Sundul, ada yang pernah mendengar Olah Raga yang satu ini??? Jika anda baru mendengar olah raga ini, berarti anda sama denganku. Pertama kali aku mendengar tentang olah raga ini saat aku mengikuti diklat prajabatan awal bulan lalu. Salah satu Widiya iswara yang mengisi materi diklat parajabatan yang aku ikuti merupakan Ketua II PERBOSI (Persatuan Bola Sundul Indonesia) Kab. Tangerang, Bpk Drs. Firzada Mahalli, S.E, M.Si.

Bola Sundul adalah Olah Raga asli milik masyarakat Kabupaten Tangerang. Olah raga ini dikembangkan oleh masyarakat Tiga Raksa. Bola Sundul merupakan permainan bola dengan menggunakan kepala, teknik permainan bola yaitu dengan cara disundul. Cara permainan bola sundul tidak menggunakan tangan atau kaki. Jumlah pemain terdiri dari empat orang dalam satu regu dan setiap regu boleh mendaftarkan maksimal tujuh pemain, tiga orang pemain sebagai cadangan. Dua regu bermain saling berhadapan. Bentuk lapangan menyerupai belah ketupat dengan luas 45 meter. Sistem penilaian dengan system reli poin layaknya olah raga volley. Kemenangan regu ditentukan setelah regu mencapai angka 17 poin.

Saat ini Bola Sundul telah disosialisasikan ke berbagai daerah di Indonesia dan mulai mendapat tanggapan positif. Tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Lampung dan Bengkulu telah berminat mengembangkan olah raga ini.

Pada Festival Internasional Pemuda dan Olahraga Bahari (FIPOB) V, dimeriahkan oleh Olahraga Bola Sundul yang digelar di kawasan Pantai Anyer kabupaten Serang. Turnamen Bola Sundul ini diikuti oleh 227 atlet dari 32 kontingen yang berasal dari tiga provinsi yakni Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Atlet yang ikut serta merupakan pelajar SMA maupun SMP dari masing – masing kabupaten dan kecamatan yang dikirim untuk mengikuti FIPOB.

Bapak Iratmoko yang tak lain adalah penemu sekaligus pencetus Olahraga ini dalam acara FIPOB berharap, olahraga Bola Sundul dapat dikenal diseluruh Indonesia dan dapat diikutsertakan dalam ajang olahraga lainnya.

“Di dalam olahraga Bola Sundul terdapat filosofis dan nasionalisme, serta terkandung unsure religious, unsure pendidikan dan unsure hiburan” papar bapak Iratmoko. Olahraga Bola Sundul sendiri telah dipatenkan dan sah milik Bangsa Indonsia, yang peluncurannya dilakukan oleh Bapak Bupati Tangerang H. Ismet iskandar.

Sebagai masyarakat Indoensia yang kaya akan keragaman budaya, kehadiran olahraga Bola Sundul yang merupakan olahraga asli dari kabupaten Tangerang tentu diharapkan mampu mengangkat nama Indonesia dan kabupaten Tangerang khususnya. Dalam perkembangan selanjutnya, diharapkan akan mampu diterima oleh semua kalangan masyarakat Indonesia dan memperoleh tempat dihati masyarakat. Dan olahraga Bola Sundul sendiri dapat berkembang layaknya olahraga lain dinegeri ini, dan semoga mampu mendunia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Pernahkah Ini Terjadi di Jaman SBY …

Gunawan | 4 jam lalu

Petisi Pembubaran DPR Ditandatangani 6646 …

Daniel Ferdinand | 8 jam lalu

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Timnas Lagi-lagi Terkapar, Siapa yang Jadi …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

“Sekolahnya Seperti Kandang …

Ufqil Mubin | 8 jam lalu

Tukang Becak dan Bensin Kejujuran …

Idris Apandi | 8 jam lalu

Apakah Kebijakan Larangan Motor Melintasi …

Casio Freas | 8 jam lalu

Mission Impossible Indonesia Versus Laos …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Polisi Serbu Mushollah Kapolri Diminta Minta …

Wisnu Aj | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: